Keunggulan Hidroponik Talang Bertingkat

Pertanianku— Ada banyak jenis hidroponik yang bisa Anda pilih, mulai dari yang mudah dibuat hingga instalasi hidroponik yang cukup rumit dibuat. Hidroponik talang bertingkat merupakan kombinasi dari hidroponik deep flow technique (DFT) dan dikombinasikan dengan vertikultur.

hidroponik talang bertingkat
foto: Pertanianku

Tiap jenis hidroponik memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri. Anda bisa menyesuaikan hal tersebut dengan kebutuhan dan tujuan Anda. Jadi, tidak ada jenis hidroponik yang benar-benar sempurna. Anda hanya perlu memilih jenis hidroponik yang tepat. Berikut ini beberapa keunggulan hidroponik talang bertingkat.

Kapasitas produksi lebih tinggi

Sebagian besar petani memilih jenis hidroponik ini karena memiliki kapasitas produksi yang lebih besar dibanding sistem hidroponik dengan instalasi rak talang horizontal/datar. Melalui sistem ini, luasan lahan yang sama bisa memberikan hasil panen lebih banyak dibanding hidroponik horizontal. Artinya, pemanfaatan lahan menjadi lebih maksimal.

Selain bisa memanfaatkan lahan lebih maksimal, sistem hidroponik ini dapat menghasilkan sayur berkualitas karena seluruh kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi.

Efisiensi listrik

Tak hanya memiliki kapasitas produksi yang besar, keunggulan hidroponik talang bertingkat lainnya yang disenangi petani adalah efisiensi listrik. Hal ini karena aliran nutrisi dalam sistem DFT bisa dipadamkan selama 2 × 24 jam. Anda tidak perlu khawatir tanaman kekurangan nutrisi. Selain itu, petani juga tidak perlu khawatir ketika terjadi mati listrik. Oleh karena itu, sistem ini cocok diterapkan di daerah yang rawan terjadi mati listrik.

Tanaman di instalasi hidroponik DFT dapat tetap tumbuh meski aliran listrik tidak ada karena aliran nutrisi didesain tergenang sehingga ketika listrik mati, air nutrisi akan tergenang. Aliran nutrisi dialirkan untuk meningkatkan kandungan oksigen terlarutnya. Biasanya, aliran tersebut dilakukan saat cuaca sedang terik. Sebaliknya, saat cuaca sedang mendung aliran nutrisi dapat dihentikan.

Baca Juga:  Jenis Bambu Hias yang Populer di Indonesia

Efisiensi pemeliharaan dan kontrol sistem

Karena luasan lahan yang digunakan menjadi lebih kecil dibanding hidroponik sistem horizontal dengan jumlah panen yang sama, hal tersebut otomatis membuat pekerjaan menjadi lebih efisien.

Karyawan dapat mengamati dan mengontrol pertumbuhan sayur dalam jumlah yang sama banyak dalam luasan yang lebih kecil. Dengan begitu, Anda bisa lebih menghemat tenaga dan meningkatkan kinerja karyawan.