Keunggulan Kacang Tanah Talam 1 yang Toleran di Tanah Masam

Pertanianku — Varietas kacang tanah Talam 1 merupakan hasil persilangan antara varietas jerapah dan klon ICGV 91283. Varietas jerapah dipilih karena memiliki daya adaptasi dan toleransi yang baik di lahan kering. Namun, varietas ini rentan terhadap serangan Aspergillus flavus yang menghasilkan senyawa aflatoksin.

kacang tanah
foto: Pixabay

Persilangan tersebut menghasilkan 18 galur tanaman dan seluruh galur ditanam di lahan masam dengan pH kurang dari 5 dan kejenuhan aluminium lebih dari 30%. Dari hasil percobaan, tanaman yang memiliki skor pertumbuhan 1 dan 2 dianggap toleran terhadap pH rendah dengan Al tinggi. Varietas Talam 1 mendapatkan skor 1, artinya pertumbuhan varietas ini normal dan tidak menunjukkan gejala keracunan Al serta dapat tumbuh subur.

Melansir dari Majalah Trubus Edisi 509, Talam 1 juga tahan terhadap serangan Aspergillus flavus hingga 3 bulan pascapanen. Kelebihan lain varietas ini ialah tahan penyakit karat dan bercak daun. Selain itu, tahan terhadap penyakit layu bakteri ketika berumur 14–49 hari setelah tanam.

Ada dua jenis serangan penyakit daun pada kacang tanah. Pertama, serangan yang terjadi pada fase awal tanam ketika tanaman berumur 3–4 minggu setelah tanam. Serangan penyakit ini akan menimbulkan gejala berupa lingkaran kuning di daun bagian tengah, pada bagian tengah lingkaran berwarna hitam kecokelatan.

Serangan kedua terjadi saat tanaman berumur 2 bulan ditandai dengan gejala muncul bulatan hitam tanpa batas kuning. Penyakit bisa menyerang sebanyak 40–50% populasi.

Tak hanya tahan di tanah masam dan tahan penyakit, varietas kacang tanah Talam juga berproduktivitas tinggi, mencapai 2,5 ton polong kering/hektare. Bahkan, bisa mencapai 3,2 ton polong kering/hektare. Hasil tersebut tentu lebih tinggi bila dibandingkan dengan varietas jerapah yang hanya sebesar 2,3 ton polon kering/hektare.

Baca Juga:  Pemerintah Terus Dorong Hilirisasi Kelapa yang Diminati Pasar Ekspor

Kacang tanah Talam 1 merupakan kacang tanah tipe Spanish, yaitu terdapat 2 biji dalam satu polong biji kacang berwarna merah muda dan berukuran sedang. Karakteristik ini sangat cocok untuk permintaan pasar domestik.

Varietas Talam 1 sudah dilepas pada 13 Juli 2010. Proses persilangan varietas ini telah berlangsung sejak 1999.