Keunikan Tanaman Porang yang Sedang Diminati Banyak Orang

Pertanianku — Saat ini porang telah menjadi salah satu komoditas pertanian yang banyak diminati karena nilai ekonominya yang cukup menggiurkan. Namun, masih banyak orang yang belum mengenal dengan baik tanaman porang, mengingat tanaman ini memang baru terkenal bernilai ekonomi. Berikut ini beberapa keunikan tanaman porang.

tanaman porang
foto: http://kaltim.litbang.pertanian.go.id/

Umbi porang

Porang merupakan tanaman umbi dan umbi tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Tanaman ini menghasilkan umbi tunggal atau hanya satu umbi, berbeda dengan tanaman umbi pada umumnya yang bisa menghasilkan lebih dari satu umbi. Ukuran umbi yang dihasilkan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu tingkat kesuburan tanaman dan umur tanaman.

Umbi katak atau bulbil

Tanaman umbi ini memiliki umbi katak atau bulbil yang muncul pada setiap pertemuan batang. Umbi ini berbentuk bulat memanjang dan berwarna cokelat agak kehitaman. Umbi ini sudah muncul sejak tanaman berumur dua bulan dan akan tumbuh pada bagian ketiak daun serta pangkal daun. Jumlahnya sangat bervariasi, mulai dari 4 hingga 10 buah. Umbi katak dapat berfungsi sebagai salah satu bibit tanaman porang.

Ukuran bulbil yang tumbuh di ketiak daun cenderung lebih lonjong dan kecil, sedangkan bulbil yang muncul di bagian pangkal daun cenderung lebih besar dan berbentuk bulat. Cara menanam umbi katak sangat mudah. Cukup benamkan umbi di lahan yang sudah disediakan.

Tanaman memiliki masa dormansi

Tanaman porang memiliki fase stadia dormansi atau istirahat, di mana saat itu batang porang akan terlihat layu dan roboh ke tanah. Kondisi tersebut memang sangat mirip tanaman yang mati, tetapi sebenarnya tanaman tersebut tidak mati. Justru pada fase dormansi itulah umbi dan katak porang akan tumbuh membesar dan bisa dipanen setelah dua bulan.

Baca Juga:  Trik Mempertahankan Rasa Manis Jambu Air Khiojok

Pada fase dormansi, akar tanaman akan mengering dan tidak lagi menjalankan tugasnya untuk menyerap bahan makanan yang ada di dalam tanah. Akar porang memiliki pertumbuhan yang sangat pesat selama 7 hingga 14 hari sebelum nantinya tunas daun muncul.

Biji porang

Selain umbi katak, bibit porang bisa didapatkan dari biji porang yang tersusun menjadi seperti tongkol berukuran sedang, satu tongkol tersebut terdiri atas 100 hingga 300 biji. Satu buah porang dapat menghasilkan dua tongkol. Cara menanam biji porang juga terbilang mudah, yakni cukup memasukkan satu biji ke lubang tanam.