Keuntungan Budidaya Belut Tanpa Menggunakan Lumpur


Pertanianku — Apa sih keuntungan budidaya belut tanpa menggunakan lumpur? Hal tersebut seringkali menjadi pertanyaan pembudidaya pemula. Alasan mereka jelas, yaitu agar mengetahui dan memahami lebih jelas akan keuntungan yang akan mereka dapatkan ketika nantinya telah mengusahakan untuk membudidayakan belut di lahan berharga yang mereka miliki.

budidaya belut tanpa menggunakan lumpur
Foto: Shutterstock

Dengan mengetahui beberapa kelebihan ternak belut berikut ini, minimal dapat menambah wawasan Anda di dunia peternakan belut. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

  1. Mudah dalam pemberian pakan

Mengapa pemberian pakan lebih mudah? Karena pakan belut yang berupa pelet akan terlihat dengan jelas oleh mata pembudidaya ketika kolam tidak menggunakan lumpur. Dengan begitu, pembudidaya belut dapat memperkirakan kebutuhan pakan belut yang ia pelihara agar sesuai dengan kebutuhan.

  1. Bisa dilakukan tebar padat

Untuk membudidayakan belut tanpa lumpur, penebaran benih belut dapat berjumlah jauh lebih banyak dibandingkan dengan budidaya yang menggunakan lumpur. Oleh karena itu, keuntungan finansial yang didapatkan pembudidaya juga tentu akan lebih banyak jika membudidayakannya tanpa menggunakan lumpur.

  1. Mudah dalam melakukan monitoring

Selain mudah dalam pemberian pakan, budidaya belut tanpa lumpur juga dapat mempermudah dalam melakukan monitoring. Karena, belut yang dipelihara akan lebih mudah dipantau kondisinya dari permukaan, terutama untuk memantau kesehatan belut yang dibudidayakan.

Kesehatan belut adalah salah satu hal yang penting untuk dilakukan monitoring atau pengawasan. Karena apabila kesehatan belut semakin memburuk, bukan tidak mungkin belut akan semakin tidak sehat dan dikhawatirkan bisa mati di kolam.

Oleh karena itu, dengan membudidayakannya tanpa lumpur, monitoring dapat dilakukan lebih mudah dan penanganan terhadap belut yang sakit dapat dilakukan dengan segera. Dengan begitu, pada akhirnya angka kematian belut juga dapat diminimalisir.

  1. Dapat meminimalisir kanibalisme
Baca Juga:  Mengagumkan! Ini Dia Sejarah Budidaya Belut di Indonesia

Belut memiliki sifat kanibalisme yang salah satunya disebabkan oleh habitat aslinya, yaitu lumpur. Lumpur dijadikannya sebagai daerah kekuasaannya yang apabila ada belut yang mengganggu daerah kekuasaannya tersebut, dia akan memakannya. Tetapi, pada budidaya belut menggunakan air bersih ini tidak menggunakan lumpur, maka sifat kanibalisme belut dapat diminimalisir.

  1. Mudah dalam pemanenan

Pemanenan belut yang dibudidayakan tanpa lumpur memang dapat dilakukan lebih mudah. Hal ini dikarenakan pemanenan dapat dilakuakan dengan cara yang sederhana. Cukup dilakukan dengan pengeringan kolam kemudian dilanjutkan dengan pengambilan belut menggunakan alat semacam jaring. Cara tersebut tentu sangat sederhana untuk dilakukan jika dibandingkan dengan memanen belut yang dibudidayakan dengan lumpur.