Keuntungan Budidaya Ikan Kakap Putih Bisa Mencapai 100 Persen, Benarkah?

0

Pertanianku – Guna mengembangkan produksi ikan kakap putih, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan adalah melakukan penebaran benih.

Penebaran dilakukan dengan melibatkan Kelompok Pembudidaya Ikan Putra Jala Senastri pada 36 lubang karamba jaring apung (KJA) yang berlokasi di sekitar Perairan Belawan, Sumatera Utara.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, mengatakan, kakap putih adalah salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Usaha pengembangannya saat ini dilakukan melalui pelaksanaan Demonstration Farm (Demfarm)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Zonni Waldi, mengungkapkan, pengembangan budidaya laut dengan komoditas kakap putih ini diharapkan pula mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dalam hal ini nelayan.

“Penghasilan nelayan melalui hasil tangkap ikan sangat tergantung dari musim. Dengan budidaya kakap putih ini, nelayan akan tetap mendapatkan penghasilan meskipun tidak melaut. Disamping itu, juga bisa melakukan budidaya rumput laut dan kekerangan,” kata Zoni.

Ia menambahkan, wilayah Provinsi Sumatera Utara memiliki 100 ribu hektare (ha) potensi budidaya laut dan baru 0,5% yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kabupaten Serdang Bedagai, Deli Serdang, Kota Medan dan Langkat sangat berpeluang untuk pengembangan budidaya ikan laut. Sebagai informasi, produksi kakap di Provinsi Sumatera Utara juga terus meningkat dari tahun ke tahun, yaitu 425 ton pada 2012, 437 ton di 2013, dan pada 2014 mencapai 466 ton,” tambahnya.

Salah seorang pembudidaya sekaligus pemasar ikan kakap putih, Effendi atau lebih dikenal dengan nama Aseng mengatakan, untuk pasar hasil budidaya kakap putih masih sangat terbuka lebar, khususnya pasar lokal.

“Harga di tingkat restoran untuk satu kilogram ikan kakap putih adalah Rp140.000 dan ini masih bisa bersaing dengan komoditas ikan lain. Disamping itu, dengan biaya produksi budidaya sekitar Rp23.000 sampai Rp25.000 per kg dengan harga jual di KJA sekitar Rp60.000 per kg, keuntungan yang didapat lebih dari 100%. Jadi, usaha budidaya kakap putih ini memiliki prospek yang cukup cerah,” ungkap Aseng.

loading...
loading...