Keuntungan dan Kelemahan Budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal

Pertanianku — Budidaya ikan gabus dapat dilakukan di dalam kolam terpal, kolam dengan biaya yang lebih murah dan relatif mudah dibuat. Kolam ini lebih cocok untuk daerah dengan jenis tanah berpasir seperti di pantai. Hal ini karena terpal tersebut berguna untuk melapisi tanah yang mudah menyerap air.

kolam terpal
foto: Pertanianku

Ada beberapa kolam yang telah dimodifikasi dengan penggunaan dinding batako dengan dasar tanah atau menggunakan kerangka yang terbuat dari kayu, bambu, atau logam.

Budidaya yang dilakukan di dalam kolam terpal memiliki keuntungan dan kelemahannya tersendiri. Sebelum kegiatan budidaya ikan gabus, sebaiknya ketahui terlebih dahulu keuntungan dan kelemahan kolam terpal.

Keuntungan

Biaya pembuatan kolam lebih murah dibanding jenis-jenis kolam lainnya. Perawatan kolam juga lebih mudah dan murah karena tidak memerlukan tindakan perawatan yang sulit. Bahkan, proses pengeringan kolam dapat dilakukan dalam kurun waktu yang cukup cepat, hanya sekitar 1—2 jam.

Kolam terpal memiliki tingkat fleksibiltas yang tinggi karena memungkinkan untuk dipindahkan, disesuaikan dengan luas lahan, dan ditempatkan di hampir semua lokasi.

Penggunaan terpal juga dapat membantu pembudidaya untuk meminimalisir dan mengontrol serangan predator dan kompetitor alam.

Kelemahan

Suhu dan pH air di dalam kolam terpal sulit dikendalikan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pembudidaya perlu memberikan sekam atau serbuk gergaji ke bagian dasar kolam sebelum tanah ditutup terpal untuk menjaga suhu.

Air di dalam kolam terbilang miskin unsur hara yang merupakan media berkembangnya plankton dan hewan renik. Plankton dan hewan renik merupakan pakan alami untuk ikan.

Daya tahan kolam terbilang lebih rendah karena terpal lebih mudah rusak atau robek ketika terkena benda tajam atau sudah terlalu lama dipakai.

Baca Juga:  Keuntungan Budidaya Bandeng Organik

Bahan terpal yang digunakan kemungkinan besar mengandung zat berbahaya bagi makhluk air. Oleh karena itu, kolam perlu dipersiapkan dengan matang sebelum akhirnya digunakan untuk budidaya. Permasalahan lainnya juga datang dari ukuran terpal yang tersedia di pasaran masih terbatas sehingga kolam tidak bisa dibuat terlalu besar.