Khasiat Buah Jamblang

Pertanianku Buah jamblang atau Syzygium cumini termasuk buah buni yang berbentuk lonjong dengan panjang 2—3 cm, berwarna merah tua keunguan saat masak, dan rasanya agak asam, manis, sepat, serta segar. Daging buah jamblang bersifat sejuk, astringen kuat, dan aromatik. Daging buah ini dapat menyebabkan rongga mulut dan lidah berwarna ungu.

buah jamblang
foto: Pertanianku

Di dalam buah jamblang terkandung minyak atsiri, fenol, alkaloid, asam organik, triterpenoid, dan resin yang berwarna merah tua mengandung asam elegat serta tanin.

Daging jamblang berkhasiat melumaskan organ paru, meredakan batuk, peluruh kencing, meluruhkan kentut, memperbaiki gangguan pencernaan, merangsang keluarnya air liur, dan menurunkan kadar glukosa di dalam darah.

Daging buah ini dapat digunakan untuk membantu pengobatan diabetes melitus, batuk kronis, sesak napas, batuk rejan, batuk pada TB paru yang disertai dengan nyeri dada, serta nyeri lambung dan diare.

Sementara itu, bagian biji buah mengandung fatty oil (3—5 persen) yang terdiri atas oleic acid, myristic acid, palmitic acid, linoleic acid, steruliac acid, dan malvalic acid. Oleh karena itu, bagian biji tanaman ini dapat digunakan untuk pengobatan diabetes melitus, diare, disentri, gangguan pencernaan seperti kembung, nyeri lambung, kram perut, keracunan strychinine, dan pembesaran limpa.

Kandungan oleanolic acid dapat menekan peran radikal bebas dalam pembentukan plak atau ateroma. Selain itu, kandungan tersebut juga sering digunakan sebagai pengobatan tradisional di Amerika Selatan untuk mengurangi kerusakan yang terjadi di jantung dan hati penderita kanker yang sedang mendapatkan pengobatan kemoterapi doxorubicin. Sementara itu, penelitian di India menjelaskan bahwa buah ini berpotensial menjadi obat kontrasepsi pada pria.

Praktisi ayurvedic melaporkan bahwa daging buah jamblang dapat menurunkan kadar gula darah dalam kurun waktu 30 menit. Adapun biji jamblang dapat menurunkan kadar gula dalam kurun waktu 24 jam.

Baca Juga:  Ciri Khas Tanaman Nilam

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa biji, daun, dan kulit kayu jamblang memiliki khasiat untuk menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.

Jamblang dan spesies lainnya (Eugenia caryophyllata) yang dimasak mengandung senyawa yang dapat mengaktifkan enzim glutathione S-transferase di hati. Enzim tersebut berkhasiat untuk detoksifikasi.