Khasiat Buah Pir Sebagai Sumber Serat untuk Melancarkan Pencernaan

PertaniankuBuah pir terkenal dengan rasanya yang manis dan mengandung banyak air. Buah ini hampir sama dengan buah apel yang disajikan sebagai buah meja. Salah satu khasiat buah pir yang sangat penting ialah melancarkan sistem pencernaan. Di balik kesegaran buah pir ternyata terkandung banyak serat yang sangat berguna untuk menjaga sistem pencernaan.

buah pir
foto: Pixabay

Pir disebut sebagai buah yang kaya serat dan vitamin C. Selain itu, pir juga mengandung kalium, kalsium, vitamin A, gula, dan protein yang baik untuk kesehatan. Pir yang sudah masak mengandung 85 persen air, 10—12 persen karbohidrat, 0,4 protein, 0,2 persen lemak, dan 1,5 persen serat.

Kandungan serat pangan di dalam buah pir sangat berguna untuk pencernaan. Konsumsi serat dalam jumlah yang cukup sangat baik untuk mengatasi sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus. Kandungan serat dan tembaga pada buah ini juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. Kandungan serat yang tinggi menjadikan pir sangat baik bagi penderita diabetes melitus.

Selain melindungi sistem pencernaan karena kaya serat, buah pir juga berkhasiat untuk mengurangi polip pada usus besar dan mengurangi risiko terserang penyakit kanker usus besar, mengendalikan tekanan darah, mencegah kanker, mengendalikan kadar kolesterol, mengurangi dan menyembuhkan sakit kepala, serta meredakan sakit tenggorokan.

Rutin mengonsumsi buah pir dapat memenuhi 15 persen kebutuhan vitamin K tiap harinya. Vitamin K sangat berguna untuk membantu proses pembekuan darah. Vitamin K mempunyai potensi dalam mencegah penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stroke karena efeknya yang dapat mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh faktor timbunan plak kalsium.

Selain vitamin K, buah pir juga dapat memenuhi 17 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C tiap harinya. Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen, pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas.

Baca Juga:  Perbedaan Pestisida Nabati dan Hayati

Vitamin C juga berguna untuk menyembuhkan luka dan meningkatkan fungsi otak agar bekerja secara optimal.

Khasiat buah pir lainnya yang tidak kalah menakjubkan adalah menghambat pertumbuhan sel kanker karena mengandung asam klorogenat (chlogenic acid) yang merupakan bagian dari asam hidroksi. Kandungan tersebut dapat berperan sebagai antioksidan yang mampu menghambat pembentukan sel kanker.