Khasiat Tanaman Johar

Pertanianku Tanaman johar atau Senna siamea dikenal oleh masyarakat Betawi dan Sunda sebagai juwat. Tanaman ini merupakan pohon tahunan yang dapat tumbuh setinggi 10—20 m, percabangannya melebar membentuk tajuk yang cukup padat atau rapat.

tanaman johar
foto: http://muspera.menlhk.go.id/Artikel/arboretum/119

Johar terkenal sebagai tanaman obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit, seperti pencahar, cacingan, sawan pada anak-anak, dan malaria.

Bagian yang sering digunakan sebagai obat tradisional ialah akar dan daunnya. Daun johar mengandung senyawa-senyawa kimia, seperti antraknosa, antrona, flavone, dan aneka triterpenoida dan alkaloida. Di dalam daun juga mengandung kasiadimina.

Daun johar berguna untuk menyembuhkan malaria. Cara pengolahannya cukup mudah. Anda hanya perlu merebus beberapa lembar daun dengan empat gelas air hingga mendidih. Setelah itu, diamkan hingga air rebusannya dingin dan minum air rebusan seperti meminum teh. Lakukan pengobatan sebanyak 4—5 kali berturut-turut untuk mengatasi penyakit malaria dan kencing manis.

Penggunaan tanaman johar sebagai obat malaria sudah lazim digunakan oleh masyarakat Jawa. Sementara itu, di Aceh, tanaman ini lebih terkenal sebagai obat tradisional untuk penyakit kuning atau hepatitis. Tanaman johar hanya digunakan sebagai obat malaria di daerah endemik penyakit malaria. Berdasarkan penelitian, di dalam tanaman ini mengandung ekstrak etanol 70 persen, ekstrak tersebut dapat memberikan efek antimalarial yang cukup aman.

Bagian akar johar juga sering dimanfaatkan sebagai obat herbal karena di dalamnya terkandung lupeol, betalin, dan diantrakinon. Akar johar mampu menyembuhkan masuk angin dan sawan pada anak-anak. Untuk menyembuhkan masuk angin, Anda bisa menggunakan 5 gram akar johar, lalu kunyah dan oleskan hasil kunyahan ke bagian punggung.

Bagian daun, bunga, dan polong johar berguna sebagai pakan ruminansia, tetapi tidak bisa diberikan pada hewan nonruminansia karena di dalamnya terkandung alkaloida yang cukup beracun. Kandungan alkaloida tersebut akan menghilang setelah melalui beberapa kali proses perebusan.

Baca Juga:  Tumpas Asam Urat dengan Jagung

Tanaman johar tidak boleh dimanfaatkan sebagai tanaman obat dalam jangka waktu lama. Sebaiknya, Anda lakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter atau herbalis karena daun johar mengandung efek hepatoksik.