Kiat agar Sayuran Hidroponik Lebih Mudah Dilirik Konsumen

Pertanianku — Pemasaran sayuran hidroponik memang tidak selalu berjalan lancar. Produk yang Anda hasilkan harus bersaing dengan produk dari produsen lain. Oleh karena itu, Anda perlu memiliki ciri khas tersendiri agar hasil panen bisa merebut hati konsumen. Umumnya, konsumen menginginkan sayuran yang segar dan terlihat menarik.

sayuran hidroponik
foto: Pertanianku

Permasalahannya, sayur merupakan produk yang berumur pendek sehingga pengangkutan, pengemasan, penyimpanan, dan pemasaran perlu menjadi perhatian khusus. Jika sayuran rusak, sayuran tidak akan laku terjual atau harga jualnya rendah. Untuk menjaga hasil panen tetap segar dan terlihat menarik membutuhkan beberapa trik khusus seperti di bawah ini.

Jaga kualitas sayur agar tidak rusak

Sayur mudah rusak ketika terkena gesekan. Itu sebabnya sayur harus dikemas secara hati-hati. Pengemasan bertujuan memudahkan pengiriman, menjaga sayur dari kerusakan, dan membuat penampilannya lebih menarik. Untuk sayuran yang akan dipasarkan di supermarket, sebaiknya sayur diikat di bagian pangkal dengan isolasi atau plastik pita film yang tipis dan transparan.

Khusus selada keriting, sebaiknya dikemas dengan menggunakan plastik yang membalut keseluruhan krop. Pengemasan ini dapat membuat penampilan sayuran lebih menarik dan lebih awet.

Lakukan pengangkutan yang tepat

Sayuran sebaiknya diangkut dengan mobil berpendingin untuk menjaga kesegaran sayuran sampai di tempat tujuan. Namun, bila mobil yang Anda gunakan tidak memiliki pendingin, sebaiknya gunakan mobil yang memiliki sirkulasi udara yang bagus. Selama pengangkutan, sayuran harus dihindarkan dari sinar matahari secara langsung karena dapat membuat daunnya layu.

Penyimpanan

Jika sayuran tidak langsung dikirim ke konsumen, sayuran bisa disimpan terlebih dahulu. Sayuran lebih baik disimpan di tempat bersuhu rendah untuk menekan proses pernapasan, penguapan, atau mikroba perusak.

Baca Juga:  Hama dan Penyakit Tanaman Pisang yang Meresahkan

Etalase

Biasanya di gerai supermarket, sayuran hidroponik ditata di rak-rak chiller. Sayuran akan diberi label bobot dan harga untuk memudahkan konsumen saat memilihnya. Sayuran yang disimpan dengan cara ini bisa bertahan selama 3–4 minggu.