Kiat Budidaya Kacang Tanah yang Benar agar Hasil Panen Terhindar dari Aflatoksin

Pertanianku — Kacang tanah termasuk bahan pangan yang dapat diserang oleh cendawan Aspergillus flavus. Cendawan ini dapat menimbulkan senyawa beracun yang bernama aflatoksin. Senyawa ini berbahaya bagi manusia ataupun hewan. Tak heran, ekspor kacang tanah memiliki persyaratan yang ketat. Pengendalian senyawa aflatoksin dapat dilakukan dengan budidaya kacang tanah dan tindakan panen serta pascapanen yang benar.

budidaya kacang tanah
foto: Pixabay

Berikut ini kiat-kiat budidaya kacang tanah yang dapat mencegah serangan cendawan A. flavus.

Melakukan rotasi tanaman

Serangan cendawan A. flavus dapat dicegah dengan melakukan rotasi tanaman. Rotasi bertujuan memutus siklus hidup cendawan. Anda dapat melakukan rotasi tanaman kacang tanah dengan padi karena cendawan tidak mampu bertahan pada lahan yang tergenang oleh air.

Pemberian insektisida sistemik

Pemberian insektisida sistemik bertujuan mencegah datangnya hama penggerek kacang tanah. Hama penggerek ini dapat membuat luka pada kacang dan luka tersebut merupakan jalan masuk bagi cendawan penyebab aflatoksin ini masuk ke tanaman. Dengan mencegah serangan hama penggerek kacang seperti uret dan earthworm, serangan cendawan dapat diminimalisir.

Pengelolaan air

Lakukan pengelolaan air yang baik sehingga tanaman tidak akan kekurangan atau kelebihan air. Tanaman yang kekurangan air pada fase pertumbuhan dapat mengalami kulit pecah sehingga cendawan lebih mudah menyerang tanaman. Selain itu, tanaman yang berada pada fase pengisian polong saat berumur 60–75 hari setelah tanam juga termasuk peka terhadap kekurangan air.

Penyiangan gulma

Penyiangan gulma harus dilakukan ekstra hati-hati agar kacang tidak terluka. Penyiangan gulma sebaiknya dihentikan saat tanaman berumur 30 hari setelah tanam. Saat itu tanaman sudah mulai membentuk umbi kacang dan kondisi kulitnya masih lunak.

Menggunakan varietas yang tahan cendawan

Baca Juga:  Cara Memangkas Tanaman Tomat yang Benar

Pemilihan varietas yang tepat juga dapat meminimalisir serangan cendawan. Beberapa varietas kacang tanah yang diketahui tahan terhadap serangan A. flavus adalah Jerapah, Kancil, Sima, dan Turangga.

Terapkan jarak tanam yang tepat

Jarak tanam yang terlalu rapat dapat menyebabkan tingkat kelembapan tinggi sehingga cendawan jadi lebih mudah berkembang biak. Jarak tanam yang bagus digunakan adalah 50 cm × 10 cm.

Proses panen

Saat kacang dipanen, segera pisahkan kacang dari batang. Hindari menumpuk kacang, apalagi ketika kacang masih menyatu dengan batangnya. Penumpukan tersebut malah akan menyebabkan tingkat kelembapan tinggi.