Kiat-kiat Beternak Cacing Sutera di Nampan

Pertanianku Beternak cacing sutera di nampan sudah menjadi salah satu pilihan yang patut Anda perhitungkan. Pasalnya, cara beternak ini memiliki beberapa kelebihan dan cocok digunakan jika Anda tidak memiliki area usaha yang cukup besar. Keuntungan yang pasti Anda dapatkan adalah hemat air, hemat probiotik dan obat-obatan, serta hemat lahan.

beternak cacing sutera
foto: pertanianku

Sebelum memutuskan untuk beternak cacing sutera di nampan, Anda perlu memerhatikan beberapa hal di bawah ini terlebih dahulu agar tidak mengalami kesalahan saat proses budidaya berlangsung.

Nampan yang digunakan

Nampan yang akan digunakan sebagai wadah tempat hidup bagi cacing harus kuat dan tidak mudah pecah sehingga bibit di dalam media tidak keluar. Jika nampan yang digunakan pecah, Anda harus mengulang proses budidaya dari awal karena bibit terjatuh keluar nampan. Proses budidaya pada wadah nampan dapat berlangsung selama 50—57 hari untuk sekali panen.

Perhatikan kayu dan bambu yang digunakan sebagai rak

Anda dapat menggunakan rak dari kayu dan bambu. Akan tetapi, Anda perlu memerhatikan kualitas rak tersebut secara berkala untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti rubuh. Agar rak tidak mudah roboh, Anda dapat membuat rak dari pipa atau kerangka besi. Memang harganya lebih mahal, tetapi hal tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang yang cukup menguntungkan.

Jumlah nampan yang digunakan

Tidak ada batasan minimal jumlah nampan yang boleh digunakan. Anda bisa menggunakan nampan sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan. Namun, sebelum memutuskan memperbanyak jumlah nampan, Anda harus memerhatikan kapasitas kekuatan rak yang dipakai. Jangan sampai jumlah nampan tersebut menyebabkan rak mudah hancur.

Susunan rak

Pada dasarnya semakin banyak susunan rak dapat membuat produksi cacing sutera yang dihasilkan menjadi semakin banyak juga. Namun, Anda tetap harus memerhatikan kekuatan rak tersebut.

Baca Juga:  Sifat Unik Burung Walet, Si Penghasil Sarang Mahal

Media lumpur

Anda harus perhatikan juga ketebalan media lumpur. Ketebalan yang ideal sekitar 7—10 cm. Saat panen, Anda tidak perlu mengangkat semua media, cukup media yang berada di bagian atas setebal 3—4 cm dan berisi koloni cacing yang diangkat.