Kiat-kiat Bisnis Jamur


Pertanianku – Dalam berbisnis, banyak kiat-kiat yang perlu dipraktikkan, mulai dari sebelum memulai usaha sampai dengan memasarkan. Demikian juga dengan usaha jamur. Adapun kiat-kiat berbisnis jamur tersebut tidak berbeda dengan kiat-kiat untuk bisnis yang lain. Berikut beberapa kiat-kiat yang dapat diterapkan dalam usaha jamur.

Nilai Gizi dan Manfaat Lain dari Jamur

  1. Start with A Dream (Mulailah dengan Sebuah Mimpi)

Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk (bibit jamur, jamur segar, atau jamur olahan) yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started. Pemimpilah yang selalu dapat membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata “tidak bisa” ataupun “tidak mungkin”.

  1. Love The Products or Services (Cintailah Produk Anda)

Kecintaan akan produk (jamur) kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.

  1. Learn The Basics of Business (Pelajarilah Hal-hal Dasar Bisnis yang akan Ditekuni)

Tidak akan ada kesuksesan tanpa sebuah pengetahuan dasar untuk bisnis yang

baik. Oleh karena itu, belajar sambil bekerja dengan turut bekerja dahulu selama 1—2 tahun di perusahaan jamur lain agar dapat mempelajari dasar-dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik. Carilah guru yang baik.

  1. Willing to Take Calculated Risks (Ambillah Risiko)

Berani mengambil risiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha. Hasil yang akan dicapai pun akan proporsional terhadap risiko yang akan diambil. Sebuah risiko yang diperhitungkan denganbaik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Inilah faktor penentu yang membedakan entrepreneur dengan manager. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, sedangkan manager dibutuhkan dalam mengatur perusahaan yang telah maju.

  1. Seek Advice, but Follow Your Belief (Carilah Nasehat dari Pakarnya, tetapi Ikuti Kata Hati)
Baca Juga:  Harga Vanilli Diprediksi Terus Membubung Tinggi Hingga 2028

Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak. Jangan malu bertanya pada orang yang lebih tahu. Namun, keputusan akhir selalu ada di tangan dan dapat diputuskan dengan indera keenam. Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual merupakan bekal yang harus dimiliki pebisnis. Fase awal sebuah usaha,kepiawaian memvisual merupakan kunci sukses. Selain itu, kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangkan usaha pada fase itu.

  1. Work Hard, 7 Day A Week, 18 Hours A Day (Kerja Keras)

Untuk mencapai kesuksesan, kerja keras saja belumlah cukup. Sudah saatnya hard work dilengkapi dengan smart-work. Kerja keras dan kerja cerdas tidak dapat dipisahkan lagi sekarang ini. Hampir semua kesuksesan membutuhkan workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya dan berpikir akan kesuksesan bisnisnya.

  1. Make Friends As Much As Possible (Bertemanlah Sebanyak-banyaknya)

Umumnya konsumen akan memilih membeli dari temannya jika produk tersebut dengan harga dan kualitas yang sama. Jika harga sedikit mahal, konsumen akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, dan membantu menolong saat masa sulit. Hal ini membuktikan bahwa promosi dari mulut ke mulut lebih cepat daripada promosi yang dilakukan melalui media lain.

  1. Deal with Failures (Hadapi Kegagalan)

Kegagalan merupakan vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan berwirausaha selama tidak “mematikan”. Setiap usaha selalu akan mempunyai risiko kegagalan. Jika hal itu terjadi, bersiaplah dan hadapilah. Jangan permasalahkan ketika jatuhnya. Namun, pikirkan cara bangun dan bangkit kembali.

  1. Just Do It, Now! (Lakukanlah Sekarang Juga)

Jika Anda telah siap, lakukanlah sekarang juga. Manager selalu melakukan readyaim- shoot, tetapi entrepreneur sejati akan melakukan ready-shoot-aim! Putuskandan kerjakan sekarang karena besok bukanlah milik kita.

  1. Pray and Trust
Baca Juga:  Mendag Sebut Minyak Sawit Mentah RI Masih Jadi Primadona di Spanyol

Berdoalah dan bertawakallah kepada Allah SWT setelah melakukan semua upaya yang terbaik dengan kerja keras sekaligus cerdas. “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu ….” (QS Al-Mu’min: 60).

 

Sumber: Buku Paduan Lengkap Jamur