Kiat-kiat Menebar Bibit Semut Penghasil Kroto

Pertanianku — Semut yang akan dibudidaya perlu ditebar dengan cara yang baik agar semut tersebut dapat nyaman menempati sarang paralon yang sudah disediakan. Sebelum menebar bibit semut, Anda perlu memerhatikan teknis dan waktu yang tepat, simak ulasannya di bawah ini!

bibit semut
foto: Pertanianku

Persiapan sebelum menebar bibit semut

Siapkan media sarang selongsong (pipa paralon) dengan ukuran 1,5 inci. Ukuran sarang yang terlalu besar dapat menyebabkan koloni semut betah berlama-lama di dalam media. Bersihkan sarang tersebut dengan air dan lap hingga kering. Tutup salah satu ujung pipa dengan menggunakan daun. Semprotkan air gula ke dalam selongsong pipa dengan komposisi 200 ml air dan ½ sendok makan gula. Satu selongsong hanya perlu disemprot satu kali.

Setelah selongsong sarang dibuat, segera isi wadah dengan pakan dan minum. Kemudian susun di atas rak secara berjejer.

Waktu tebar

Bibit sebaiknya ditebar pada pagi hari pukul 07:00 hingga 08:00 atau pada malam hari pukul 20:00. Penebaran sebaiknya jangan dilakukan pada sore hari atau lebih tepatnya pada pukul 15:00—18:00. Hal ini karena di waktu tersebut semut sedang aktif sehingga semut dapat menjatuhkan dirinya ke lantai untuk mencari pakan.

Padat tebar

Semakin tinggi padat tebar bibit, semakin intensif pemeliharaannya. Namun, jika penebaran terlalu padat, akan berakibat pada persaingan menentukan rumah (sarang). Apalagi, jika berbeda koloni, dapat berakibat perkelahian dan perebutan wilayah (teritorial). Namun, jika bibit yang ditebar sedikit, waktu panennya pun akan menunggu beberapa siklus perkembangbiakan sampai koloni memenuhi media sarang yang ada.

Teknik penebaran bibit

Bibit yang diambil dari alam membutuhkan teknik penebaran yang berbeda dari bibit yang berasal dari penyedia bibit semut. Bibit semut yang dibeli dari pembudidaya lebih mudah disebar, caranya cukup menempatkan bibit pada sela-sela pipa.

Baca Juga:  Brucellosis, Penyakit Keguguran Sapi yang Menular

Sementara itu, bibit yang berasal dari alam perlu proses adaptasi terlebih dahulu. Jika penebaran dilakukan secara langsung, dapat menyebabkan bibit menjatuhkan dirinya ke lantai kandang.

Bibit tersebut perlu diletakkan terlebih dahulu ke dalam baskom besar yang sudah diolesi dengan tepung pati secara perlahan-lahan. Siapkan air gula dengan komposisi 1 sendok makan gula dan 200 ml air, kemudian semprotkan air tersebut ke koloni, tetapi jangan sampai mengenai dinding baskom yang terdapat tepung kanjinya. Setelah itu, diamkan selama 10—15 menit, kemudian Anda sudah bisa memindahkan semut beserta sarang ke flock secara hati-hati.