Kiat-kiat Menghadapi Hama Ulat Tanah Tanaman Wortel

PertaniankuUlat tanah atau Agrotis ipsilon Hufin merupakan hama tanaman wortel yang perlu Anda waspadai karena suka memotong tanaman yang sedang disemai. Tanaman tersebut biasanya baru saja tumbuh dari biji sehingga menyebabkan tanaman tidak bisa digunakan sebagai bibit.

ulat tanah
foto: pixabay

Hama biasanya bersembunyi di dalam tanah. Ulat tanah kerap disebut sebagai ulat pemotong karena suka memotong tanaman. Hama ini berwarna cokelat tua hingga kehitaman mengilat menyerupai tanah. Pada bagian kedua sisinya terdapat garis cokelat dan sisi punggungnya terdapat kutil yang dikelilingi bintik-bintik kecil berwarna cokelat muda. Ulat tanah berukuran 5 cm.

Pada siang hari hama akan bersembunyi di dalam tanah, sedangkan saat senja hama akan keluar mencari makan hingga menjelang pagi. Pada awalnya hama hidup bergerombol, tetapi setelah tua ulat akan hidup menyendiri dan menjadi hewan kanibal.

Ulat akan menjadi pupa di dalam tanah yang lembap. Ngengat ulat tanah dapat bertelur sebanyak kurang lebih 1.500 butir. Satu periode kehidupannya berlangsung selama kurang lebih 5—6 minggu.

Pengendalian ulat tanah dapat dilakukan pada senja hari, ketika ulat sedang keluar dari tempat persembunyiannya. Ulat-ulat yang terlihat di kebun harus langsung ditangkap dan dikumpulkan. Ulat tersebut bisa Anda jadikan sebagai pakan ayam.

Jika Anda menanam wortel di sawah, pastikan tanah digenangi air pada malam hari agar ulat yang berada di dalam tanah bisa mati.

Langkah pengendalian terakhir yang bisa dilakukan ialah menyediakan musuh alaminya, yakni ayam kampung, ayam hutan, katak, dan sejenis tabuhan. Musuh alami tersebut akan memangsa ulat-ulat yang berada di kebun. Dengan begitu, Anda tidak perlu menangkap ulat secara manual. Namun, pergerakan musuh alami perlu Anda pantau agar tidak merusak tanaman wortel.

Baca Juga:  Pemupukan Mangga yang Sesuai dengan Kondisi Tanaman

Anda bisa memanfaatkan abu kayu yang ditabur ke sekeliling tanaman, di dalam parit, dicampur dengan air kemudian disemprotkan ke tanaman, dan dicampur kapur serta air sabun kemudian disemprotkan ke tanaman. Abu kayu dapat menjadi pestisida nabati yang baik untuk mengendalikan hama ulat tanah.