Kiat Memelihara Tanaman Sirsak agar Tumbuh Subur di Pot

Pertanianku — Pertumbuhan tanaman sirsak sangat bergantung pada cara perawatan yang Anda berikan. Mulai dari penyiraman, pemangkasan, pemupukan, hingga penyiangan. Oleh karena itu, apabila Anda menginginkan hasil yang baik, perawatan yang diberikan juga harus baik dan sesuai standar. Berikut ini cara memelihara tanaman sirsak yang benar.

tanaman sirsak

Penyiraman

Tanaman sirsak membutuhkan air sebanyak 2—3 liter per pohonnya yang dilakukan secara teratur. Penyiraman pada pot dilakukan setiap hari.

Penyiraman dihentikan jika air telah keluar dari dasar pot. Penyiraman tanaman sirsak yang ditanam di halaman dilakukan dengan membuat gundukan mengelilingi batang dengan cekungan di bagian tepinya. Diameter gundukan dibuat dengan ukuran 1 m dan cekungan sedalam 5 cm. Penyiraman gundukan dilakukan tiga hari sekali hingga air memenuhi cekungan.

Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan membentuk pohon tunggal ini dengan cara memotong cabang-cabang yang akan menyaingi pertumbuhan batang utama. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemangkasan tanaman yang baik sebagai berikut.

  • Lakukan pemangkasan pada tunas-tunas air atau tunas lemah.
  • Pangkas tunas-tunas yang tumbuh di batang utama atau cabang utama.
  • Perhatikan keseimbangan tajuk tanaman.
  • Pangkas cabang-cabang yang menghalangi sinar matahari masuk hingga ke batang utama ataupun cabang yang bersilangan/tumpang tindih.

Pemupukan

Pemupukan pada tanaman sirsak harus disesuaikan dengan kebutuhan. Jika tujuan utama menanam sirsak untuk diambil daunnya, berikan pupuk untuk merangsang tumbuhnya daun. Sebaliknya, jika tujuan utama adalah untuk diambil buahnya, pupuk yang digunakan adalah pupuk yang merangsang pembungaan dan pembentukan buah.

Apabila tanaman sirsak dipelihara untuk membuat ramuan herbal, sebaiknya pupuk yang digunakan adalah pupuk organik.

Penyiangan

Penyiangan pada tanaman sirsak dibedakan antara tabulampot dan tanaman yang ditanam di pekarangan langsung. Untuk tabulampot, periksa keadaan sekitar pot. Bila ada gulma yang tumbuh, segera cabut, lalu tanaman disiram.

Baca Juga:  Ciri Khas Kebun Organik

Sementara itu, tanaman yang ditanam langsung di pekarangan, tanah harus dibersihkan dari gulma dalam radius 1 m dari titik tengah lubang. Hal ini terutama dilakukan pada tanaman yang baru ditanam.