Kiat Menentukan Kebutuhan Pupuk yang Tepat untuk Tanaman Kopi

Pertanianku— Pemupukan merupakan bagian penting dalam proses budidaya kopi. Namun, pemberiannya harus tepat, baik waktu maupun dosis yang diberikan. Untuk mengetahui kebutuhan pupuk tanaman kopi yang tepat, Anda bisa melihatnya dari beberapa pendekatan berikut.

pupuk tanaman kopi
foto: Pixabay

Memperhatikan gejala kasat mata

Metode ini sering digunakan untuk mengatasi permasalahan yang muncul di lapangan secara cepat dan bersifat sementara. Penentuan kebutuhan pupuk tanaman kopi dengan cara ini memerlukan pengalaman di lapangan yang sudah cukup lama agar tepat dalam mengenali gejala-gejala yang muncul di lapangan sehingga pupuk yang diberikan tepat.

Metode memperhatikan gejala secara kasat mata memiliki kelemahan. Hal ini karena pemenuhan kebutuhan hara tanaman sudah relatif terlambat.

Hasil percobaan

Penentuan kebutuhan hara tanaman berdasarkan hasil percobaan pemupukan dinilai cukup akurat dan bersifat spesifik terhadap lokasi. Penentuan kebutuhan hara tanaman harus mempertimbangkan kondisi tempat percobaan pemupukan.

Mengganti hara yang hilang

Hasil produksi dan bagian tanaman yang hilang dari lingkungan tanaman dapat berupa daun dan buah yang dipanen. Hara tersebut terbawa keluar dari lingkungan pertanaman dan harus dikembalikan dalam bentuk pupuk. Jumlah hara yang dikembalikan harus sama seperti jumlah hara yang menghilang.

Status hara tanah

Lakukan analisis tanah setiap 4–5 tahun sekali untuk menetapkan kebutuhan hara pada pupuk tanaman. Metode penetapan hara pupuk dengan analisis tanah dinilai relatif cepat, mudah, akurat, dan murah.

Status hara tanaman

Penetapan kebutuhan hara pemupukan utamanya didasarkan atas status hara tanah dan hara daun. Status hara tanah dapat ditetapkan dalam selang waktu lima tahun sekali dengan mempertimbangkan kondisi tanah yang relatif tidak berubah selama kurun waktu lima tahun.

Sebaliknya, ketersediaan hara daun dapat berubah bagi pertanaman sejalan dengan berubahnya umur tanaman. Oleh karena itu, penetapan hara daun dilakukan setiap tahun untuk mengoreksi jumlah kebutuhan hara pupuk aktual tahunan suatu pertanaman pada suatu lokasi. Status hara dapat berkurang karena diambil tanaman, hilang akibat erosi, menguap, tercuci, fiksasi oleh tanah dan organisme tanah, serta kebutuhan tanaman.

Baca Juga:  Atasi Asam Urat dengan Buah Adas