Kiat Menghasilkan Ayam Kampung Joper dalam 60 Hari

Pertanianku — Permintaan ayam kampung selalu meningkat setiap tahunnya dan hal tersebut bisa menjadi peluang usaha yang berpotensi. Terlebih lagi ayam kampung sering digunakan sebagai sajian di hari raya keagamaan dan hajatan. Ayam joper merupakan ayam kampung hasil inovasi kawin silang antara ayam kampung unggul dengan ayam ras petelur dan menghasilkan ayam kampung super atau ayam kampung jowo super dan disingkat menjadi ayam kampung joper.

ayam kampung joper
foto: pertanianku

Kelebihan ayam kampung joper

Ayam kampung ini memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibanding jenis ayam kampung lainnya. Ayam joper hanya membutuhkan waktu selama 60 hari untuk tumbuh besar. Tesktur serta cita rasanya tetap senikmat ayam kampung biasa, tetapi daya tahan tubuhnya lebih kuat dan pemeliharaannya relatif lebih mudah.

Loading...

Kemudahan ini tentunya bisa menjadi peluang yang baik bagi Anda yang ingin memulai usaha ayam kampung joper. Seluruh pembahasan ternak ayam kampung joper dibahas tuntas dalam buku Ayam Kampung Joper Panen 60 Hari untuk membantu masyarakat yang ingin mulai beternak ayam kampung unggul ini.

Menggunakan DOC berkualitas

Tentunya untuk mendapatkan hasil panen yang optimal membutuhkan bibit yang berkualitas. DOC berkualitas dihasilkan dari indukan yang berkualitas juga. Selain itu, proses perkawinan hingga proses penanganan telur sangat penting untuk diperhatikan agar anak ayam yang didapatkan sehat.

Meminimalisir risiko usaha pembesaran dengan paguyuban

Banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan usaha pembesaran ayam joper, baik dari sisi budidaya maupun dari sisi pemasaran. Faktor penentu keberhasilan pembesaran ayam joper adalah pertumbuhannya yang maksimal, keseragaman pertumbuhan, dan minimnya serangan penyakit serta kematian ayam. Sementara, keberhasilan usaha pembesaran dipengaruhi oleh pemasaran produk.

Bergabung dalam komunitas atau paguyuban bisa menjadi salah satu cara jitu untuk memaksimalkan kegiatan peternakan. Sebab, pekerjaan bisa dilakukan secara terorganisir.

Baca Juga:  Kerupuk Tulang Lele, Ide Bisnis yang Lezat

Sarana produksi ternak

Sarana usaha dari kandang hingga peralatan yang digunakan harus disediakan dengan baik guna mendukung kelancaran usaha budidaya. Sarana produksi ternak yang harus ada adalah tempat makan, pakan, sekam, obat-obat dan lain-lain.

Pemeliharaan

Proses manajamen pemeliharaan harus dilakukan dengan baik dan tepat karena manajemen pemeliharaan menjadi salah satu kunci keberhasilan usaha budidaya. Proses pemeliharaan dilakukan dari persiapan kandang hingga ayam siap dipanen.

Panen, pascapanen, dan pemasaraan

Saat panen bukan merupakan ujung usaha budidaya, Anda masih harus menangani ayam yang sudah dipanen dengan teknik pascapanen yang benar dan tepat.

 

 

 

 

Loading...
Loading...