Kiat Mengurangi Risiko Ayam Mati

Pertanianku— Kematian ayam dapat menyebabkan kerugian bagi peternak karena Anda harus mengeluarkan biaya tambahan dan kehilangan ayam ternak. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan ayam mati. Namun, ada banyak cara juga untuk meminimalisir risiko kematian tersebut. Berikut ini beberapa tips mengurangi risiko ayam mati dikutip dari buku 7 Jurus Sukses Menjadi Peternak Ayam Ras Pedaging.

ayam mati
foto: Pertanianku

Tingkat kepadatan kandang tepat

Pengaturan kepadatan di dalam kandang berkaitan dengan jumlah ayam yang dipelihara dalam luasan kandang tertentu. Kandang dengan tingkat kepadatan tinggi dari segi biaya memang sekilas terlihat lebih efisien. Ada banyak ayam yang dapat dipelihara sehingga kemungkinan produksi bisa lebih besar. Namun, nyatanya anggapan tersebut salah. Tingkat kepadatan kandang yang terlalu tinggi justru dapat menyebabkan penurunan produktivitas.

Sebaliknya, tingkat kepadatan kandang yang terlalu rendah juga tidak baik karena menyebabkan biaya produksi lebih tinggi. Kapasitas kandang yang cukup efisien biasanya 8–10 ekor per m2 untuk kandang terbuka dan 15 ekor untuk kandang tertutup.

Perhatikan masa awal pemeliharaan

DOC sampai umur 14 hari merupakan masa yang cukup rawan. Masa ini dikenal dengan istilah periode indukan (brooding). Masa ini sebetulnya cukup singkat, tetapi kemampuan hidup anak ayam yang baru menetas sangat bergantung pada pemiliknya sehingga keberhasilan DOC melalui masa ini terkait langsung dengan manajemen pemeliharaan yang Anda terapkan.

Manajemen pemeliharaan yang kurang baik dapat menyebabkan rendahnya daya hidup anak ayam, keseragaman bobot badan, dan performa ayam. Kondisi tersebut dapat menyebabkan biaya produksi menjadi tinggi. Target bobot badan anak ayam sampai umur tujuh hari adalah empat kali bobot DOC. Apabila target tersebut tidak terpenuhi, Anda perlu mengevaluasi teknis pemeliharaan pada periode berikutnya.

Baca Juga:  Peranakan Ongole (PO), Sapi Unggul yang Produktif dan Mudah Beradaptasi

Kedatangan DOC ke kandang

Kedatangan DOC juga menjadi bagian krusial yang menentukan keberhasilan selanjutnya. Anda harus mempersiapkan penanganan yang tepat untuk anak ayam berumur satu hari, mulai dari datang hingga masuk kandang.

Saat mobil pengangkut datang ke kandang, Anda harus memeriksa kondisi anak ayam di hadapan pengirim. Selanjutnya, lakukan pemeriksaan terhadap sampel anak ayam sebanyak 10 persen dari jumlah yang datang. Pemeriksaan meliputi jumlah anak ayam, jumlah anak yang mati, bobot badan, dan kondisi kesehatan. Anak ayam yang sehat memiliki ciri-ciri bulu mengilap dan kering, tidak ada cacat tubuh, kaki berdiri tegak, dan pusar kering.

Masih banyak informasi berguna yang dapat membimbing Anda menjadi peternak ayam ras pedaging andal di buku 7 Jurus Sukses Menjadi Peternak Ayam Ras Pedaging. Anda bisa mendapatkannya dengan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.