Kiat Merawat Tanaman pada Sistem Akuaponik agar Tumbuh Subur

Pertanianku — Dalam sistem akuaponik, tanaman tidak diberikan pupuk anorganik, sumber nutrisinya adalah air yang berasal dari kolam ikan. Merawat tanaman pada sistem akuaponik terbilang tidak begitu sulit, tetapi harus teliti dan rutin dilakukan. Salah satu kunci agar tanaman tumbuh optimal adalah jarak tanam yang sesuai dengan jenis tanam. Berikut ini kiat-kiat merawat tanaman pada sistem akuaponik.

sistem akuaponik
foto: Trubus

Instalasi irigasi

Tanaman pada sistem ini sepenuhnya mengandalkan pasokan air bernutrisi dari dalam kolam pemeliharaan ikan. Sejak hari pertama dipindahkan, pompa sudah harus dinyalakan agar air dari dalam kolam ikan bisa mengaliri tanaman. Debit air harus diatur agar air dapat mengalir melewati dasar pipa PVC atau mengusung air setetes demi setetes membasahi media tanam.

Derjat keasaman air

Sebenarnya, derajat keasaman (pH) air tidak terlalu penting untuk dicek berkala, tetapi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, tidak ada salahnya Anda melakukannya. Derajat keasaman sangat berhubungan dengan ketersediaan unsur hara di dalam air dan penyerapan nutrisi oleh akar. Idealnya, tanaman membutuhkan pH air sekitar 5,5–6,5.

Air yang terlalu asam atau basa dapat mengganggu pertumbuhan air. Kondisi fluktuasi nilai pH juga bisa memengaruhi kondisi kesehatan ikan.

Penyulaman

Penyulaman perlu dilakukan untuk beberapa jenis tanaman, seperti tomat atau cabai. Penyulaman dilakukan pada tanaman yang mati, layu, atau patah. Tanaman-tanaman tersebut perlu diganti dengan tanaman yang baru, yaitu bibit yang memang dicadangkan untuk mengganti tanaman yang rusak. Cara penanamannya sama seperti menanam umumnya.

Pemangkasan

Bagian tanaman yang perlu dipangkas adalah tunas air, terutama tunas air pada tanaman tomat dan cabai. Pemangkasan ini berguna mengefektifkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Baca Juga:  Kunci Keberhasilan Membuat Pisang Awet Selama 23 Hari

Pebumbunan

Media arang sekam akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Selain itu, sosok tanaman juga akan membesar sehingga kemungkinan besar perakaran akan muncul di permukaan. Pada saat itu Anda perlu melakukan pebumbunan.

Pemasangan ajir

Pemasangan ajir perlu dilakukan untuk tanaman seperti tomat dan cabai. Ajir berfungsi membuat tanaman berdiri kokoh.