Kiat Sukses Menanam Jagung di Polibag

Pertanianku — Saat ini tanaman jagung sudah bisa dibudidayakan di polibag sebagai solusi mengatasi keterbatasan lahan yang kerap dialami petani. Langkah menanam jagung di polibag pada dasarnya tidak jauh berbeda. Anda perlu mempersiapkan kebutuhan media tanam dan polibag sebagai wadah tanam dengan baik.

menanam jagung di polibag
foto: Pertanianku

Polibag yang digunakan sebaiknya berukuran besar agar mampu menopang tanaman jagung. Media tanam yang digunakan terdiri atas campuran pupuk kotoran ternak dan tanah dengan perbandingan jumlah yang sama. Media tanam yang sudah dicampur perlu didiamkan terlebih dahulu selama 3—4 hari sebelum digunakan untuk menanam. Jangan lupa untuk menyediakan benih jagung sebagai modal awal bertanam.

Perkecambahan biji jagung

Biji jagung perlu dikecambahkan terlebih dahulu untuk mengetahui daya hidup biji. Perkecambahan biji jagung dapat dilakukan di dalam gelas bening atau botol plastik yang sudah dipotong. Selanjutnya, rendam dengan sedikit air dan biarkan selama semalam. Keesokannya, keluarkan biji dari rendaman pada pagi hari dan berikan percikan air.

Setelah itu, tutup biji dengan handuk basah atau kertas basah agar tingkat kelembapannya terjaga. Setelah 3—5 hari, biji akan mengeluarkan akar kecil dan biji tersebut sudah bisa langsung ditanam di polibag.

Menanam jagung

Buatlah lubang tanam di tengah polibag dengan kedalaman 2—3 cm atau bergantung pada panjang akar. Satu lubang tanam dapat digunakan untuk menanam 2 biji jagung sekaligus. Setelah itu, timbun biji dengan tanah secara merata. Siram media tanam hingga terlihat basah dan letakkan di tempat terbuka atau terkena cahaya matahari.

Perawatan

Tanaman jagung perlu disiram dua kali pada pagi dan sore hari. Selama masa perawatan, tingkat kelembapan di area media tanam dan tanaman harus diperhatikan. Setelah tanaman tumbuh setinggi 30—50 cm, berikan pupuk kandang untuk mempercepat pertumbuhan jagung. Setelah tanaman berumur 1 bulan, berikan tanaman pupuk N, Urea, dan KCL dengan dosis yang sesuai.

Baca Juga:  Budidaya Kol Brussel, Kecil-kecil Bermanfaat

Tanaman jagung rentan diserang hama kumbang, ulat bulu, dan serangga lainnya. Serangga tersebut dapat dikendalikan dengan insektisida berbahan aktif imadikoplorid atau insektisida nabati.

Panen

Tanaman jagung sudah bisa dipanen setelah berumur 63 hari. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari.