Kiat Sukses Menghasilkan Bawang Merah di Polibag

Pertanianku— Bawang merah menjadi salah satu bawang yang paling sering digunakan dalam masakan, baik sebagai bumbu penyedap masakan maupun sebagai taburan di atas makanan berkuah agar terasa lebih nikmat. Bawang merah terbilang cukup mudah ditanam di polibag. Menanam bawang merah di polibag tidak membutuhkan terlalu banyak trik-trik khusus agar bisa berbuah.

bawang merah di polibag
foto: Pertanianku

Menanam bawang merah di polibag bisa menjadi solusi yang tepat untuk menjaga pasokan bawang merah pribadi Anda sehingga menghemat pengeluaran. Proses penanaman bawang merah di polibag tidak memerlukan perawatan khusus, tetapi perlu dilakukan dengan beberapa trik.

Berikut ini kiat sukses menghasilkan umbi bawang merah yang bagus di polibag.

Penyiraman

Bawang merah sama sekali tidak bisa mengalami kekeringan karena mudah mati. Akan tetapi, media tanamnya tidak boleh sampai terendam air karena bisa menimbulkan penyakit. Untuk menghindari terjadinya kelebihan atau kekurangan air, Anda harus menyiram tanaman sebanyak 1—2 kali, bergantung pada musim yang sedang berlangsung.

Jika sedang musim hujan, Anda cukup menyiram sekali. Sementara itu, pada musim kemarau Anda perlu menyiramnya sebanyak dua hari sekali.

Pemupukan

Tanaman perlu dipupuk setiap satu minggu sekali dengan pupuk NPK sebanyak 1 gram untuk setiap satu polibag. Pemupukan dilakukan dengan cara disiramkan ke tanaman bawang merah yang sudah berumur lebih dari 6 minggu setelah masa tanam.

Panen

Bawang merah yang ditanam untuk kepentingan pribadi sudah bisa dipanen setelah tanaman berusia 3 bulan setelah tanam. Namun, jika bawang merah digunakan untuk dimanfaatkan kembali, sebaiknya dipanen setelah berusia 100 hari setelah penanaman.

Panen sebaiknya dilakukan ketika cuaca sedang panas sehingga tanah dalam keadaan kering. Kondisi tersebut dapat membantu menjaga kualitas bawang agar tidak mudah busuk. Panen harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak merusak kualitas bawang. Caranya adalah menarik tanaman secara hati-hati dari media tanam.

Baca Juga:  Sentuhan Teknologi Balitbangtan untuk Meningkatkan Potensi Labangka

Jemur bawang yang sudah dipanen

Bawang sama seperti komoditas pertanian pada umumnya yang mudah busuk. Untuk mencegah pembusukan, bawang yang sudah dipanen sebaiknya dijemur atau digantung di bawah sinar matahari.