Kiat Sukses Menjaga Tingkat Produksi Telur Hingga Akhir Periode

Pertanianku — Umumnya hasil produksi akan meningkat pada awal hingga sampai puncak produksi. Setelah itu, produksi akan menurun hingga akhir periode saat ayam diapkir. Berikut ini beberapa tips untuk mencegah penurunan produksi telur yang terlalu signifikan.

produksi telur
foto: Pertanianku

Manajemen pemeliharaan

Manajamen pemeliharaan yang baik sejak masa starter, grower, hingga layer dapat memengaruhi produktivitas ayam petelur pada periode bertelur. Pada masa pemeliharaan, ayam butuh biosekuriti yang baik, tata laksana pemberian pakan yang benar, program lighting yang tepat, dan pelaksanaan program vaksin agar ayam lebih kuat dalam menghadapi ancaman penyakit.

Setiap fase pemeliharaan akan saling berhubungan dan memberikan dampak. Oleh karena itu, Anda perlu bijak dalam menerapkan manajemen pemeliharaan pada setiap fase pemeliharaan, terutama fase kritis.

Melakukan pencatatan

Pencatatan menjadi hal penting yang masih jarang disadari oleh peternak. Dengan catatan, Anda bisa mengetahui perkembangan ayam petelur setiap harinya. Pencatatan dengan menggunakan teknologi kemputer dapat menghasilkan data yang tersusun rapi dan mudah dibaca serta dicari. Program pencatatan berbasis komputer dapat diminta melalui TS feed atau TS breeder.

Rutin melakukan tukar pengetahuan

Peternak tidak boleh terlalu menutup diri dari dunia luar sehingga tidak bisa menerima ilmu baru dari peternak lain. Selain itu, peternakan juga harus mempersiapkan sumber daya manusia atau pekerja yang terdidik di dalam kandang agar dapat menjalankan manajemen pemeliharaan yang baik.

Buat ayam nyaman selama berada di kandang

Ayam mudah stres apabila merasa terganggu atau terjadi perubahan, seperti perubahan jenis pakan atau kondisi cuaca. Anda harus bisa mengantisipasi penyebab stres dan perubahan tersebut agar ayam tetap nyaman berada di dalam kandang untuk berproduksi.

Ayam yang nyaman akan memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Sementara itu, ayam yang stres lebih cenderung mudah sakit karena nafsu makan menurun dan daya tahan tubuhnya melemah. Kualitas dan kuantitas telur yang dihasilkan akan menurun secara signifikan.

Baca Juga:  Dua Hal yang Harus Diperhatikan Saat Perkawinan Pertama Domba

Cara lain untuk membuat ayam nyaman ialah dengan meningkatkan program pemeliharaan hingga sesuai dengan kebutuhan ayam.