Kiat Sukses Pembenihan Ikan Mas

Pertanianku — Ikan mas sudah lama disukai oleh masyarakat Indonesia dan memiliki prospek yang sangat baik dijadikan bidang usaha. Segmentasi budidaya ikan mas terbagi menjadi dua, yaitu pembenihan ikan mas dan pembesaran ikan mas. Permintaan ikan ini terbilang cukup tinggi, tetapi kebutuhannya masih cukup sulit untuk dipenuhi, pembudidaya baru bisa memenuhi sekitar 50—80 persen permintaan. Tentu saja hal ini bisa menjadi peluang yang baik.

pembenihan ikan mas
foto: bulelengkab.go.id

Usaha pembenihan ikan mas terbilang cukup mudah dilakukan dibanding pembenihan gurami dan patin. Hal ini dikarenakan ikan mas bisa dipijahkan secara alami, tetapi juga bisa dipijahkan secara buatan. Ikan mas akan mulai memijah setelah berumur 1,5 tahun dengan cara menempelkan telurnya pada tumbuhan air yang berada di dalam kolam. Berikut ini beberapa kiat sukses pembenihan ikan mas.

Wadah yang digunakan

Loading...

Untuk pembenihan, wadah yang sangat cocok digunakan di dalam rumah maupun di luar rumah adalah kolam tembok dan kolam tanah. Induk akan sangat tertarik dengan bau ampo atau tanah kering yang tersiram air pada saat melakukan pemijahan. Lengkapi dengan kakaban untuk ikan mas menaruh telurnya.

Anda juga bisa menggunakan hapa jika memiliki modal investasi yang cukup besar. Telur yang dihasilkan pun lebih banyak dibandingkan pemijah yang dilakukan di dalam kolam.

Pisahkan induk jantan dan betina

Induk yang akan dikawinkan harus dipisahkan sebelum dilakukan pemijahan. Pemisahan induk jantan dan induk betina berfungsi untuk mencegah pemijahan dini sehingga hasil yang akan didapat menjadi tidak optimal.

Jangan mengawinkan satu keturunan

Hindari mengawinkan induk yang masih satu keturunan karena bisa memperlemah keturunan yang dihasilkan. Selain itu, kualitas benih yang didapatkan akan jauh lebih rendah.

Baca Juga:  Keuntungan Budidaya Ikan dan Sayur dalam Satu Tempat

Pendederan di kolam tanah

Pendederan ikan mas akan lebih baik dilakukan di kolam tanah. Tujuannya, agar benih bisa lebih cepat besar dan mutu yang dihasilkan lebih baik. Namun, Anda harus waspada karena benih yang didederkan di kolam tanah memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi.

Pakan

Pakan yang diberikan untuk induk yang sedang dipijahkan adalah pelet dengan kandungan protein 28—30 persen dengan porsi 2—3 persen dari berat ikan. Sementara, pakan untuk larva adalah suspensi kuning telur yang diberikan selama lima hari. Satu butir telur bisa digunakan untuk 100.000 larva. Jika memungkinkan, Anda bisa memberikan artemia sebagai pakan alami agar benih yang dihasilkan lebih berkualitas.

Agar sukses dalam melakukan usaha pembenihan ikan mas, Anda bisa membaca buku Panduan Lengkap Ikan Konsumsi Air Tawar Populer terbitan Penebar Swadaya. Selain ikan mas, Anda bisa menemukan peluang usaha ikan konsumsi air tawar lainnya yang cukup menjanjikan. Buku ini mengupas tuntas permasalahan dalam budidaya dan prospek bisnisnya.  Dilengkapi pula dengan VCD untuk memberikan gambaran nyata usaha pembenihan dan pembesaran ikan konsumsi air tawar ini.

Loading...
Loading...