Kiat Sukses Pembesaran Ikan Bandeng

PertaniankuPembesaran ikan bandeng merupakan usaha ikan air payau yang cukup dikenal karena sering dijual dalam bentuk setengah jadi. Konsumen hanya perlu mengolahnya dengan menambahkan sedikit bumbu atau langsung digoreng. Daging ikan bandeng berwarna putih, seratnya halus, dan rasanya gurih.

ikan bandeng
foto: https://dkpp.bulelengkab.go.id/

Duri ikan ini terbilang lunak sehingga sangat memudahkan konsumen untuk dibawa ke mana-mana dan daya simpannya cukup lama sehingga sering dibeli sebagai oleh-oleh.

Banyaknya konsumen yang menyantap ikan ini membuat usaha ikan bandeng terbilang cukup menjanjikan. Ada dua segmentasi usaha untuk budidaya ikan bandeng, yaitu penggelondongan dan pembesaran. Usaha pembesaran sering dilakukan oleh masyarakat pesisir, baik dilakukan secara tradisional maupun intensif. Berikut ini beberapa kiat sukses yang bisa Anda ikuti agar usaha pembesaran ikan bandeng berjalan lancar.

Loading...

Pakan

Mulanya usaha ini berjalan sangat lambat. Untuk membesarkan ikan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal tersebut dikarenakan pakan yang digunakan hanya pakan alami. Anda perlu juga menambahkan pakan pelet dengan kandungan protein 20—30 persen. Frekuensi pemberiannya dilakukan sebanyak 3 kali sehari dan dosis yang diberikan dalam sehari sebanyak 2—3 persen bobot ikan.

Gunakan nener yang baik

Penggunaan nener yang kurang berkualitas akan memperlambat proses pertumbuhan sehingga pastikan nener yang Anda gunakan berkualitas baik. Anda bisa membelinya langsung di gelondongan untuk mendapatkannya. Nener yang baik akan lebih tahan terhadap lingkungan serta periode pemeliharaannya pun menjadi lebih singkat.

Pembesaran bandeng yang dilakukan di tambak

Pembesaran yang dilakukan di tambak tanpa pakan alami harus didukung dengan penumbuhan pakan alami (klekap) di dalam kolam untuk memenuhi kebutuhan pakannya. Bandeng bisa diberikan pakan berupa roti sisa untuk menekan biaya pakan yang terlalu tinggi.

Baca Juga:  Jenis-jenis Sumber Air untuk Budidaya Ikan

Hindari tambak yang berpotensi menciptakan bau tanah

Ada beberapa tambak yang bisa menciptakan bau tanah pada daging bandeng yang dihasilkan. Jika tambak Anda mengalami hal yang sama, sebelum dipasarkan, bandeng sebaiknya diberokkan terlebih dahulu di saluran air dengan air mengalir selama beberapa hari sebelum dijual untuk menghilangkan bau tanah. Bau tanah tentunya akan mengurangi cita rasa bandeng serta mengurangi minat pembeli untuk membelinya.

Anda bisa membaca buku Panen Bandeng 50 Hari terbitan Penebar Swadaya agar sukses dalam usaha pembesaran ikan bandeng. Buku ini mengulas tuntas teknik membesarkan bandeng selama 50 hari sejak tebar benih. Bandeng yang dihasilkan tersebut sangat cocok untuk memenuhi segmen pasar olahan bandeng pindang. Sebab, dalam waktu 50 hari sejak tebar benih, bobot bandeng rata-rata sudah 70—120 gr per ekor.

Loading...
Loading...