Kini Bawang Putih yang Mengalami Kenaikan

0

Pertanianku – Bulan Ramadan akan tiba dalam waktu dekat ini. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor beberapa harga komoditas pangan mulai mengalami kenaikan. Salah satu bahan pangan yang telah mengalami kenaikan yang signifikan adalah bawang putih.

Salah satu pedagang di pasar utama Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Dedi, mengatakan kenaikan sudah terjadi selama beberapa pekan terakhir. Lonjakan harga pun dirasa amat memberatkan pedagang dan pembeli. Bagi pedagang, jumlah pembelian bawang menjadi berkurang karena harga tinggi. Adapun konsumen, khususnya warung makan menjadi kebingungan karena semua bumbu masakan tentu menggunakan bawang putih.

“Kenaikan tajam 100 persen dari Rp22.000 sekarang menjadi Rp50.000—Rp60.000 per kilogram (kg),” kata Dedi, seperti mengutip Republika (8/5).

Dengan tingginya harga bawang, otomatis konsumen pun mengurangi pembelian. Dampaknya, stok pedagang juga ikut dikurangi guna mengimbangi hal tersebut. Dedi yang tadinya mampu menjual hingga 300 kg bawang putih per hari pun harus gigit jari karena kini cuma menjual 20 kg saja.

“Masih jual paling sekarung 20 kg, biasanya bisa tiga kuintal sekali jual, tapi sekarang satu karung juga susah karena di eceran harga lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Tak hanya bawang putih, komoditas lain seperti telur mulai menunjukan gejala akan naik. Tercatat dalam beberapa hari ini, angka telur naik sekitar Rp2.000 dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 per kg. Salah satu pedagang, Damayanti, merasa heran dengan kenaikan harga telur sebab stoknya justru tak mengalami defisit.

loading...
loading...