Kini Tak Impor Lagi, BUMN Siap Produksi dan Memasarkan 6 Juta unit Cangkul


    Pertanianku – Kebutuhan akan cangkul di Indonesia memang cukup besar. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) siap memproduksi dan memasarkan cangkul tanpa harus melakukan impor dari luar.

    Sebagai upaya merealisasikan kebutuhan tersebut, PPI bersama Menteri Perindustrian telah melakukan penyerahan secara simbolik berupa cangkul kepada petani dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Sidoarjo, Jawa Timur.

    Direktur Utama PPI Agus Andiyani mengatakan, dengan penyerahan cangkul untuk petani dan pelaku IKM di Kabupaten Sidoarjo tentunya PPI akan terus mengembangkan desainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pengembangan desain ini tentunya bekerja sama dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Sarinah (Persero), dan PT Boma Bisma Indra (Persero).

    “Kalau KS dan BBI produksinya sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan harga yang baik, nanti PPI siap memasarkan pacul dalam negeri di seluruh Indonesia,” ujar Agus sebagaimana mengutip Kompas (20/04).

    Lebih lanjut Agus menjelaskan, pemasaran produk cangkul nanti tidak terbatas jumlah dan unitnya, mengingat PPI dan Sarinah memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia.

    Sinergi antara BUMN untuk menggenjot produksi cangkul ini, diharapkan meningkatkan kinerja petani dan pelaku industri kecil menengah.

    “Disamping tentunya cangkul dalam negeri bisa diandalkan dibanding impor dari Cina. Kan kita bisa produksi sendiri kenapa harus impor. Jumlahnya sekitar 5—6 juta unit untuk seluruh Indonesia, dan PPI siap untuk memasarkannya,” tambahnya.

    loading...
    loading...