Kisah Matinya Bebek Sebatang Kara di Samudra Pasifik Selatan


Pertanianku — Seekor bebek bernama Trevor terdampar di sebuah pulau terpencil di Niue, wilayah perairan Samudra Pasifik Selatan. Trevor, si bebek sebatang kara ini dikabarkan mati. Kenapa sebatang kara? Sebab, di wilayah tersebut ia tak memiliki kawanan.

bebek sebatang kara
Foto: Google Image

Dalam akun Facebook yang didedikasikan untuknya, Trevor mati akibat serangan anjing.  Orang-orang meyakini Trevor bisa sampai ke pulau ini karena tertiup badai dari Selandia Baru hingga ke Niue. Antara Selandia Baru dan Niue berjarak lebih dari dua ribu kilometer.

Meski kesepian, Trevor mendadak naik daun dan mendapat perhatian publik saat deputi editor politik New Zealand Herald, Claire Trevett mengunjungi pulau ini. Saat berkendara, dia menemukan Trevor yang sedang bermain di kubangan.

Untuk sebuah pulau koral besar, bahkan salah satu yang terbesar di dunia, Niue jelas tak memiliki kubangan. Belum lagi dia menjadi satu-satunya bebek di pulau tersebut.

“Seseorang berkata ‘Belok kanan melewati bebek’ dan kemudian cerita keseluruhan muncul. Satu-satunya bebek di Niue,” ujar Trevett pada ABC dikutip dari Asia One.

Sementara itu kepala eksekutif Niue Chamber of Commerce, Rae Findlay berkata ini waktu berkabung untuk Niue.

“Dia mencuri perhatian warga lokal, yang hanya 1.600 (orang) di Niue dan 9 ribu pengunjung Niue tiap tahunnya,” kata Findlay.

Trevor Mallard, pembicara Dewan perwakilan Selandia Baru juga mengungkapkan duka citanya. Nama Trevor memang diambil dari namanya.

“Simpati mendalam untuk penduduk Niue dari Parlemen Selandia Baru,” tulisnya dalam akun Facebook yang didedikasikan untuk Trevor. 

Baca Juga:  Telur Buaya Muara Menetas di Kebun Sawit Agam
loading...