KKP Bangkitkan Kembali Progam Mitra Bahari Guna Perkuat Sektor Perikanan

PertaniankuProgram Mitra Bahari merupakan jejaring pemangku kepentingan pada bidang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau kecil. Program tersebut bertujuan menguatkan kapasitas sumber daya manusia, lembaga, pendidikan, penyuluhan, pendampingan, pengembangan rekomendasi kebijakan, penelitian terapan, dan pelatihan.

program mitra bahari
foto: Pixabay

Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) mulai membangkitkan kembali program mitra bahari yang sempat terhenti sejak 2016 akibat perubahan prioritas program keluatan dan perikanan.

“Program Mitra Bahari dibentuk berdasarkan mandat dalam UU 27 tahun 2007 juncto UU Nomor 1 tahun 2013 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (pasal 1ayat 43) dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor Per.14/MEN/2009 tentang Mitra Bahari,” papar TB Haeru Rahayu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut seperti dikutip dari laman kkp.go.id.

TB Haeru Rahayu menjelaskan bahwa Konsorsium Mitra Bahari (KMB) terdiri atas berbagai elemen, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah, swasta, hingga LSM yang berperan dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. KMB akan dibangkitkan kembali menjadi platform yang lebih baik dari segi kelembagaan ataupun program.

KMB yang diisi oleh berbagai pakar diharapkan mampu memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk menghadapi berbagai isu strategis.

Salah satu pemrakarsa Program Mitra Bahari, Rokhmin Dahuri mengapresiasi langkah KKP untuk membangun kembali program tersebut guna memajukan sektor kelautan dan perikanan pada masa yang akan datang. Pembentukan PMB sendiri mengambil contoh dari peran perguruan tinggi di Amerika Serikat melalui konsep sea grant.

Sementara itu, Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI), Prof. La Sara mengungkapkan bahwa PMB membutuhkan cetak biru dan roadmap agar kegiatan PMB tidak bertabrakan dengan program Pemda sehingga PMB tidak akan melaksanakan kegiatan yang bersifat repetisi.

Baca Juga:  Trik agar Hama dan Penyakit Tidak Masuk Ke Kolam Ikan Lele

Melalui Program Mitra Bahari, tiga pilar energi penggerak pembangunan sektor kelautan dan perikanan sudah terpenuhi, di antaranya masyarakat sipil, sektor pemerintah, dan sektor bisnis. Ketiga pilar tersebut dapat terkoneksi dan bergerak secara dinamis.

Program tersebut diharapkan mampu memberikan rekomendasi kebijakan dan pengembangan sumber daya manusia melalui empat pilar, yakni pendidikan dan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, penelitian, serta terapan rekomendasi kebijakan dalam mendukung visi dan misi.


loading...