KKP Beri Edukasi Soal Standar Perdagangan Ikan Internasional


Pertanianku — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar memberikan edukasi soal standar perdagangan ikan internasional kepada para eksportir.

perdagangan ikan internasional
Foto: Pixabay

Hal itu berlangsung pada acara harmonisasi karantina ikan dan mutu hasil perikanan di Hotel Dalton (30/5). Pada kesempatan tersebut, eksportir diedukasi terkait pemahaman dan informasi mengenai ketentuan dan standar perdagangan internasional.

Kepala Badan Karantina Ikan KKP, Rina menjelaskan beberapa perkembangan terbaru, di antaranya ekspor hasil perikanan, terutama udang ke Australia menggunakan sertifikat khusus. Sertifikat tersebut, yakni hasil uji laboratorium harus negatif untuk penyakit WSSV dan YHV.

“Dunia dihadapkan pada beberapa isu perikanan global antara lain budidaya perikanan berkelanjutan, keamanan pangan, ketelusuran produk perikanan dan efek lingkungan,” kata Rina, seperti dikutip Sulselsatucom.

Ia juga menyebutkan bahwa tren perdagangan dunia saat ini meningkat, terutama di sektor perikanan. Hal tersebut terjadi karena diimbangi pula dengan semakin tingginya standarisasi dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh negara eksportir.

Sementara itu, Kepala BKIPM Makassar, Sitti Chadidjah menyatakan, iklim investasi hasil perikanan di Sulawesi Selatan masih menjanjikan. Indikatornya ialah jumlah Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“Di tahun 2017 ada 86 UPI dan di tahun 2018 ini sampai bulan Mei 2018 telah ada 96 UPI yang teregistrasi. Ini merupakan perkembangan yang cukup signifikan bagi perekonomian Sulsel,” papar Sitti.

Baca Juga:  Kementan Siap Kirim Rp10 Miliar untuk Korban Gempa Palu-Donggala