KKP Mendukung Penuh Budidaya Lobster Dalam Negeri

PertaniankuKementerian Kelautan dan Perikanan mendukung penuh budidaya lobster dalam negeri agar kesejahteraan nelayan dan pembudidaya meningkat serta menjaga keberlangsungan biota laut yang sempat heboh di akhir 2020. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

budidaya lobster
foto: Pixabay

“Pesan saya jelas bahwa budidaya akan kita kembangkan terus dan menjadi tanggung jawab Ditjen Perikanan Budidaya, khususnya untuk lobster saya akan all-out bahwa ini harus dikembangkan di dalam negeri,” tegas Trenggono seperti dikutip dari laman kkp.go.id.

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang budidaya lobster ialah PT Lautan Berkah Perkasa yang berlokasi di Desa Sumberkima, Kabupaten Buleleng, Bali. Lobster dibudidayakan adalah pasir dan mutiara. Perusahaan tersebut mampu menghasilkan 200—300 kg lobster dalam sekali panen dengan ukuran 200—300 gram per ekor.

Keberhasilan budidaya lobster di Desa Sumberkima menjadi contoh yang bisa diikuti oleh daerah-daerah lain. Sebab, Indonesia memiliki banyak sumber benih yang menjadi modal utama dalam proses budidaya. Trenggono berharap ada sinergi dari semua pihak sehingga budidaya lobster dalam negeri semakin berkembang.

Selain mampu meningkatkan nilai ekonomi, budidaya lobster juga mampu menekan angka penyelundupan benur atau benih lobster yang masih sering terjadi hingga saat ini. Untuk menjaga kelestarian populasi lobster di habitat aslinya, Trenggono melepasliarkan dua persen dari hasil panen lobster ke laut di sekitar perairan Desa Sumberkima.

Direktur PT Lautan Berkah Perkasa, Dwi Hariyanto menjelaskan dari aktivitas budidaya lobster yang sedang dijalani, ada 10 tenaga kerja lokal yang terserap sebagai pekerja dan bekerja sama dengan lebih dari 100 orang sebagai penyuplai benih yang berasal dari Banyuwangi, Jembrana, dan Tabanan. Menurut Dwi, tenaga kerja yang akan dibutuhkan akan semakin banyak dengan seiring berkembangnya usaha budidaya.

Baca Juga:  Kiat Sukses Bisnis Pembenihan Gurami di Kolam Terpal

Ketua Gabugan Pengusaha Lobster Indonesia, Gunawan menyampaikan bahwa Indonesia sangat berpotensi menjadi negara pengekspor lobster terbesar di dunia dengan target ekspor sebesar 30 ribu ton per tahun. Target tersebut akan dicapai dalam kurun waktu 10 tahun sehingga akan semakin banyak benur yang terserap untuk budidaya di dalam negeri.