Koleksi Tanaman Langka di Kebun Percobaan Cimanggu

Pertanianku — Aneka koleksi tanaman langka banyak dibudidayakan di Kebun Percobaan Cimanggu. Tidak hanya menjadi koleksi, tanaman-tanaman ini juga dapat diperbanyak dan ditanam oleh masyarakat. Jenisnya pun sangat beragam.

kebun percobaan cimanggu
foto: Balai Peneltian Tanaman Rempah dan Obat

Tanaman-tanaman langka yang ada di Kebun Percobaan Cimanggu tidak hanya tanaman buah. Ada banyak jenis tanaman lain seperti tanaman obat, tanaman herbal, tanaman getah perca, atsiri, serta tanaman rempah. Total jumlah tanaman langka ini mencapai 322 jenis yang dikoleksi sebagai plasma nutfah.

Meskipun demikian, salah satu koleksi yang terkenal dari Kebun Percobaan Cimanggu ini adalah tanaman buahnya. Apakah Anda pernah mendengar buah namnam?

Buah namnam merupakan salah satu buah langka yang dibudidayakan di kebun seluas 87 hektare ini. Tanaman namnam masih satu famili dengan tanaman polong-polongan. Tanaman ini sendiri ditemukan di daerah Asia Tenggara, India, dan diperkirakan berasal dari Melanesia Timur.

Ciri tanaman namnam adalah berupa pohon yang tidak terlalu tinggi, hanya setinggi kurang lebih 3 meter. Daun mudanya berwarna merah muda terang. Tanaman ini selain dapat dimanfaatkan buahnya, juga dapat digunakan sebagai tanaman hias.

Bila ingin membudidayakan tanaman namnam, Anda dapat melakukannya dari biji atau okulasi. Tumbuhan ini akan berkembang menjadi pohon setelah 4 tahun penanaman. Okulasi sedikit sulit dilakukan karena tanaman namnam merupakan tumbuhan langka.

Kini, Anda dapat membudidayakan tanaman buah hias ini dengan bibit dari Kebun Percobaan Cimanggu. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kebun Cimanggu menyediakan bibit dan teknologi perbanyakan tanaman ini sehingga siap didiseminasikan oleh masyarakat. Selain itu, masih banyak jenis tanaman lainnya yang ada di kebun ini.

Kebun Cimanggu sendiri merupakan bagian dari Taman Sains Pertanian atau TSP yang merupakan wahana penelitian, pengkajian, pengembangan, dan penerapan inovasi pertanian. Kebun ini juga merupakan show window bagi penyuluh dan petani.

Baca Juga:  Jenis-jenis Angrek Primitif yang Ada di Indonesia

Keberadaan Kebun Percobaan Cimanggu sudah ada sejak 14 Februari 1876 dan diinisiasi oleh Dr. R.H.C.C Sechiffer. Dengan demikian, keberadaan kebun ini menjadi kebun tertua kedua setelah Kebun Raya Bogor yang terletak di jantung Kota Bogor. Pada mulanya, kebun Cimanggu bernama Culturtuin atau Economic Garden.


loading...