Komoditas Bawang Merah Disinergikan


Pertanianku – PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) (BGR) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes terkait pengelolaan distribusi bawang merah. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama BGR R. Ruli Adi dan Bupati Brebes Idza Priyanti.

Komoditas Bawang Merah Disinergikan

BGR bersama Pemkab Brebes bersinergi dengan beberapa perusahaan seperti Perum Bulog, PT Sang Hyang Seri (Persero), dan mitra lainnya untuk melakukan piloting project skema rantai pasok bawang merah di tingkat petani dan konsumen. Caranya, dengan menjaga kestabilan pasokan bawang merah di pasar guna menguntungkan petani dan konsumen.

“Ini merupakan tindak lanjut atas amanah dari Presiden untuk melakukan stabilisasi pasokan dan harga bawang merah,” ujar Ruli seperti dilansir dari Republika (14/10).

Salah satu langkah yang dilakukan oleh BGR dan Pemkab Brebes untuk mewujudkan hal tersebut, yaitu dengan mendayagunakan fungsi Sub Terminal Agribisnis (STA) Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Ruli mengatakan, STA dalam kegiatan ini akan ditingkatkan efektivitas fungsi penyimpanannya sehingga stok dan kualitas bawang merah terjaga.

“Perbaikan fungsi distribusi juga akan dilakukan sehingga biaya transportasi lebih efisien,” tutur Direktur Utama BGR Ruli.

Selain itu, BGR juga akan memfasilitasi jasa resi gudang. Dengan begitu, petani akan mendapatkan keuntungan saat melakukan panen. Pelatihan tentang sistem manajemen berbasis teknologi informasi, serta penyediaan sistem transportasi berbasis teknologi juga akan dilakukan perusahaan.

“Nantinya STA Larangan dapat menjadi model sub terminal di daerah-daerah lainnya,” jelas Ruli.

Baca Juga:  Hidroponik Bisa Jadi Solusi Bercocok Tanam di Lahan Kering
loading...
loading...