Komoditas Padi di Sukabumi Alami Peningkatan


PertaniankuKomoditas padi di Sukabumi mengalami peningkatan yang signifikan. Hal itu diklaim dari hasil produksi pertanian pada November lalu oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Jawa Barat.

komoditas padi di Sukabumi
Google Image

“Pada November ini produksi padi mencapai 21.178 ton gabah kering panen (GKP), padahal biasanya produksi GKP di bawah 20 ton setiap bulannya,” kata Kepala DKP3 Kota Sukabumi Kardina Karsoedi di Sukabumi seperti dikutip dari Republika, Rabu (27/12).

Ia pun mengatakan, bahkan pada Desember diperkirakan produksi GKP mencapai 23 ton atau melebih dari target yang telah ditentukan. Menurutnya, walaupun luas lahan pertanian di Kota Sukabumi hanya 1.540 hektare, tapi produktivitasnya cukup tinggi.

Lebih lanjut Kardina mengungkapkan, hanya ada dua kecamatan yang menjadi daerah penghasil produksi pertanian terbanyak dari tujuh kecamatan yang ada. Kedua kecamatan tersebut, yakni Cibeureum dan Lembursitu. Luas areal persawahan yang ada di Kecamatan Cibeureum mencapai 449 hektare dan Kecamatan Lembursitu mencapai 306 hektare.

Kedua kecamatan itu merupakan sentra penghasil produksi pertanian terbesar di Kota Sukabumi. Sebab, di sana terdapat sawah atau lahan pertanian yang masih cukup luas dibandingkan lima kecamatan lainnya.

“Walaupun Kota Sukabumi hanya memiliki lahan pertanian yang sempit, tetapi untuk memenuhi kebutuhan pangan warga kami berupaya menggenjot produksi dengan meningkatkan produktivitas,” ujar dia.

Kardina mengaku, pasokan pangan untuk warga Kota Sukabumi mayoritas berasal dari luar daerah. Sebab, Sukabumi bukanlah daerah penghasil komoditas pertanian. Akan tetapi, pihaknya menjamin ketersediaan pangan tidak akan kekurangan apalagi sampai terjadi kelangkaan.

Selain itu, ia menuturkan, untuk menekan angka alih fungsi lahan pertanian, pihaknya sudah membuat Peraturan Daerah tentang Lahan Pertanian Produktif dan Berkesinambungan.

Baca Juga:  Kementan Siapkan Langkah Hadapi Kemarau untuk Jaga Produksi Beras

 

loading...
loading...