Komponen Utama Akuaponik yang Harus Dimiliki

Pertanianku — Memulai akuaponik sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, Anda bisa merakit instalasinya sendiri. Untuk merakitnya, Anda harus melengkapi beberapa komponen akuaponik yang bisa didapatkan di toko pertanian dan perikanan terdekat dari rumah. Berikut ini beberapa komponen akuaponik yang harus dimiliki.

komponen akuaponik
foto: pertanianku

Kolam ikan

Akuaponik merupakan budidaya ikan dan sayur yang dilakukan dalam satu waktu sekaligus. Oleh karena itu, Anda membutuhkan kolam ikan sebagai komponen utama yang harus dimiliki. Kolam ikan yang bisa digunakan harus memenuhi beberapa kriteria agar sistem akuaponik dapat berjalan secara optimal. Kriteria kolam ikan tersebut adalah terbebas dari bahan kimia beracun, tidak memengaruhi pH air, kokoh, bentuknya ideal, memiliki permukaan yang luas, dan tingginya 50—100 cm.

Loading...

Wadah tanam atau grow bed

Wadah tanam merupakan tempat menanam tanaman. Jenis wadah yang bisa digunakan harus disesuaikan dengan instalasi akuaponik yang dibangun. Pada umumnya wadah tanam yang bisa digunakan adalah talang drum, pipa PVC, bak atau ember plastik, bak fiber, dan beberapa wadah lain. Semua wadah tersebut harus mampu menampung air atau media tanam dengan kedalaman sekitar 15—30 cm.

Pompa air dan pompa udara

Pompa air dibutuhkan untuk menciptakan sirkulasi air dari tangki ikan ke wadah tanam dan kembali lagi ke tangki. Sementara, pompa udara digunakan untuk menyuplai pasokan oksigen yang dibutuhkan di dalam air, baik pada tangki ikan maupun wadah tanam.

Pipa

Pipa dibutuhkan untuk mendistribusikan air dan udara ke dalam sistem. Pompa air biasanya menggunakan pipa ukuran ½—1 inci, sedangkan pompa udara membutuhkan pipa berukuran ¼—½ inci. Sebaknya, gunakan selang yang berwarna gelap untuk menghindari tumbuhnya lumut yang akan menghambat aliran udara atau air.

Baca Juga:  Tanaman Hutan Industri yang Bisa Dijadikan Investasi

Biofilter

Kebutuhan biofilter bergantung pada jenis sistem akuaponik yang digunakan. Biofilter berfungsi untuk memfilter air yang mengandung racun ammonia dari pakan kotoran ikan. Ammonia tersebut berbahaya bagi tanaman dan ikan sehingga harus diubah menjadi nitrit dan nitrat yang tidak berbahaya.

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...