Kompos Bawang Merah agar Media Semai Semakin Kaya Nutrisi

Pertanianku — Bawang merah sangat umum dijumpai dalam resep-resep masakan Indonesia dan olahan bawang seperti bawang goreng. Bagian yang dimanfaatkan hanya lapisan umbi di dalam, sedangkan kulitnya dibuang. Ternyata, kulit bawang merah dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos yang kaya nutrisi. Kompos bawang merah cocok digunakan untuk memperkaya media semai benih.

kompos bawang merah
foto: Pertanianku

Kompos ini mengandung nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, dan sulfur yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.

Selain unsur hara mikro dan makro, dalam limbah bawang merah terkandung ZPT yang digunakan untuk memperbaiki tanah. Kompos tersebut juga bermanfaat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.

Kulit bawang akan didaur ulang dan dirombak dengan bantuan mikroorganisme dekomposer, seperti bakteri dan cendawan.

Kompos tersebut bisa digunakan sebagai campuran media semai tanaman pakcoy dicampur dengan arang sekam. Jumlah arang sekam yang dibutuhkan sekitar 75 persen dan kompos bawang merah sekitar 25 persen. Komposisi media tanam tersebut dapat memperbesar peluang benih pakcoy tumbuh hingga 71,80 persen.

Jika komposisi media tanam tersebut diaplikasikan untuk menyemai benih cabai, tingkat persentase pertumbuhan cabai besar menjadi 93,60 persen.

Kompos juga berguna di masa perawatan tanaman setelah semai. Media tanam yang dibutuhkan oleh pakcoy terdiri atas 75 persen kompos baru bawang merah dan 25 persen tanah. Untuk mendapatkan pakcoy dengan berat maksimal, komposisi media tanam yang bisa digunakan ialah 25 kompos dan 25 persen tanah.

Sementara itu, untuk tanaman cabai dibutuhkan media tanam yang terbuat dari campuran 25 persen tanah dan 75 persen kompos bawang merah. Komposisi media tersebut sebenarnya sudah bisa meningkatkan pertumbuhan pohon cabai. Namun, jika Anda ingin mendapatkan pertumbuhan bunga tanaman yang lebih tinggi, media tanam yang digunakan bisa berupa kompos bawang.

Baca Juga:  Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menanam Mangga

Pengolahan kulit bawang merah menjadi pupuk organik dapat menjadi solusi mengatasi permasalahan limbah dari pengolahan bawang merah dan ketersediaan pupuk organik yang ramah lingkungan. Tentunya, kompos ini lebih mudah dibuat jika Anda tinggal di dekat daerah produksi bawang goreng.