Konsentrat Pakan Itik yang Mudah Didapatkan

Pertanianku— Untuk mengefisiensikan biaya pakan, peternak biasanya meracik sendiri formulasi pakan itik dari beberapa jenis bahan baku. Bahan baku yang bisa digunakan untuk pembuatan pakan itik terbagi menjadi tiga jenis, di antaranya hijauan, konsentrat, dan bahan pakan tambahan. Berikut ini bahan pakan konsentrat itik yang mudah didapat.

konsentrat itik
foto: Pertanianku

Tetes dan daun lamtoro

Tetes dikenal dengan molasses merupakan produk sisa dari proses pembuatan gula. Tetes mengandung karbohidrat yang mudah larut sebanyak 48—68 persen, mineral, dan disukai oleh ternak karena rasanya manis. Tetes dapat meningkatkan kualitas bahan pakan melalui peningkatkan daya pencernaan ternak.

Produk hewani

Produk hewani yang bisa dijadikan sebagai konsentrat pakan itik adalah limbah dari rumah pemotongan hewan, misalnya tepung darah, tepung daging, tepung tulang, serta tepung daging dan tulang. Selain itu, bahan baku pembuatan konsentrat pakan itik juga bisa didapatkan dari kandang ayam berupa tepung bulu dan ikan sisa dari laut yang diolah menjadi tepung ikan.

Umbi kering

Umbi-umbian seperti ubi kayu bisa digunakan sebagai pakan itik setelah dikeringkan dan kadar airnya berkurang hingga tersisa 14 persen. Ubi kayu dapat berfungsi sebagai sumber energi dalam pakan ternak, tapi kandungan vitaminnya relatif miskin.

Residu bijian

Residu bijian didapatkan dari proses mekanik atau Anda lebih mengenalnya dengan sebutan bungkil. Ada banyak bungkil yang bisa digunakan, mulai dari bungkil kedelai, bungkil kacang tanah, bungkil wijen, dan bungkil kapuk.

Namun, sampai saat ini ketersediaan bungkil kedelai di dalam negeri masih terbilang sedikit. Hal ini karena jarang yang menggunakan minyak kedelai. Masyarakat Indonesia lebih sering menggunakan minyak kelapa sawit.

Biji-bijian

Biji-bijian seperti sorgum dan jagung bisa digunakan sebagai sumber energi untuk itik. Bahan ini mengandung protein sebesar 9—12 persen. Namun, kandungan asam amino dalam biji-bijian terbilang rendah sehingga harus dicampur dengan bahan lain. Selain asam amino, biji-bijian juga tidak bisa memenuhi kebutuhan mineral itik.

Baca Juga:  Kiat Sukses Mencegah Burung Puyuh Kanibal

Biji-bijian yang paling bagus digunakan adalah jagung karena jenis biji-bijian yang lain mengandung sedikit vitamin A dan tidak mengandung vitamin D.


loading...