Konstruksi Kandang Ayam Buras

Pertanianku – Dalam pemeliharaan ayam buras pedaging diperlukan dua macam kandang, yaitu kandang pembesaran dan kandang indukan. Konstruksi kandang untuk pembesaran berupa kandang kotak dan kandang postal. Sementara itu, konstruksi kandang induk penghasil telur tetas berbentuk ren, yaitu kandang yang dilengkapi dengan halaman umbaran pagar keliling. Kandang yang baik harus sesuai dengan kriteria sebagai berikut.

Konstruksi Kandang Ayam Buras

  1. Bahan kandang

Kandang sebaiknya dibuat dari bahan-bahan berkualitas sehingga kuat dan tahan lama. Dalam proses produksi jangan sampai terjadi kecelakaan yang disebabkan kandang roboh atau bocor yang akhirnya mengganggu jalannya kegiatan produksi ternak.

Bahan kandang dapat menggunakan bambu, kayu, kawat ram, dan bahan bangunan lain, seperti semen, pasir, dan batu bata. Penggunaan bahan untuk pembuatan kandang mempunyai pengaruh terhadap efisiensi modal. Pada usaha yang berskala besar dan bersifat komersial, penggunaan bahan yang bersifat permanen lebih menguntungkan dibandingkan bahan yang mudah dibongkar-pasang. Untuk usaha skala kecil atau bagi pemula, bahan bangunan kandang sebaiknya terbuat dari bahan yang mudah didapat dan harganya murah, seperti bambu. Hal ini untuk menekan pengeluaran biaya yang lebih besar karena belum bersifat jangka panjang.

  1. Dinding kandang serta selokan di sekitar kandang

Dinding kandang dibuat tidak rapat sehingga terdapat celah untuk masuknya sinar matahari dan sirkulasi udara. Dinding kandang dapat dibuat dari anyaman bambu atau kawat ram. Di sekeliling kandang harus dibuat parit atau selokan. Pembuatan selokan atau parit bertujuan untuk pembuangan air agar tidak menggenang, terutama pada waktu musim hujan. Ukuran selokan diperkirakan dapat mengalirkan air dengan cepat sehingga tidak membuat lingkungan kandang menjadi becek.

  1. Atap kandang

Atap kandang dapat dibentuk dengan dua sisi miring yang menyerupai huruf A atau biasa disebut sistem monitor. Sedangkan jika sisi miring atap dibuat hanya satu sisi miring maka disebut sistem semimonitor. Dari segi teknis, atap sistem monitor lebih unggul dibandingkan semi-monitor karena sirkulasi udara di dalam kandang lebih baik. Selain itu, sistem monitor mampu menahan teriknya cahaya matahari dan dapat menahan air hujan sehingga suhu dan kelembapan di dalam kandang terkontrol. Tepi atap sistem monitor berukuran cukup lebar, yaitu sekitar 1,25 m dari dinding kandang.

Baca Juga:  Itik Alabio Cocok Diternakkan di Lahan Rawa

Untuk bahan atap sebaiknya menggunakan genting. Atap dari seng sebaiknya dihindari karena bahan tersebut dapat meningkatkan suhu di dalam kandang dan menimbulkan suara bising, terutama saathujan atau angin kencang. Kondisi suhu yang meningkat secara drastis dan kebisingan akibat benda yang mengenai seng dapat menyebabkan ayam stres. Stres inilah yang dapat menyebabkan ketahanan tubuh ayam menurun sehingga mudah terkena penyakit.

  1. Bentuk dan ukuran kandang

Kandang dapat berbentuk bundar, persegi panjang, atau bujur sangkar dengan ukuran yang bervariasi. Bentuk kandang disesuaikan dengan jumlah ayam sehingga dapat mencegah timbulnya stres. Kepadatan populasi yang tidak sesuai dengan luas kandang dapat menimbulkan dampak negatif sebagai berikut.

  1. Meningkatkan suhu dalam kandang, meningkatkan akumulasi CO2 di dalam kandang, dan menurunkan kadar oksigen (O2). Meningkatnya suhu dalam kandang bisa berasal dari tubuh hewan itu sendiri. Dalam kepadatan tinggi, oksigen yang diperlukan untuk menetralisir karbondioksida dan panas asal tubuh hewan tidak mencukupi. Akibatnya, pertumbuhan ayam menjadi terhambat.
  2. Menimbulkan kanibalisme pada ayam. Keadaan ini dapat menyebabkan ayam menjadi lebih rentan terhadap serangan penyakit karena parasit mudah masuk atau menginfeksi melalui luka yang terjadi akibat saling mematuk. Dengan demikian, akan meningkatkan angka kematian.
  3. Menimbulkan kepengapan sehingga kandang menjadi tidak sehat.
  4. Mengurangi kesempatan makan pada ternak yang lemah untuk mendapatkan makanan. Selain itu, banyak makanan tercecer karena saling berebut.

Kandang kotak berbentuk empat persegi panjang dengan luas kandang bervariasi, misalnya 1 m x 1 m, 1 m x 2 m, atau 0,5 m x 0,5 m. Tinggi kandang yang baik adalah antara 2—3 m. Tinggi kandang sangat berpengaruh terhadap sirkulasi udara. Semakin tinggi kandang akan membuat peredaran udara juga semakin baik sehingga kondisi di dalam kandang menjadi sejuk.

Baca Juga:  Trik Menghindari Risiko Kematian DOC Ayam Petelur pada Periode Kritis

Lebar kandang antara 6—8 m. Lebar kandang juga berpengaruh terhadap sirkulasi udara di dalam kandang. Kandang yang terlalu lebar dapat menghambat peredaran udara, yaitu gerakan udara dapat berhenti di tengah sehingga pertukaran udara tidak lancar. Untuk ukuran panjang kandang dapat disesuaikan dengan kondisi tanah dan jumlah ayam yang akan dipelihara.

 

Sumber: Buku Ayam Buras Pedaging


loading...