Konsumsi Ikan Tiap Hari Picu Alergi, Benarkah?


Pertanianku – Manusia membutuhkan protein hewani guna menyeimbangkan gizi. Dalam sehari manusia membutuhkan sekitar 30—50 gram protein hewani. Protein hewani pun tak harus melulu didapatkan dari daging merah, tapi juga ikan.

Belum lama ini Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi ikan. Namun, hal ini tetap saja menimbulkan kekhawatiran seperti munculnya alergi jika mengonsumsi ikan setiap harinya.

Lantas, benarkah pernyataan tersebut?

Menurut dr. Yustina Anie Indriastuti, M.Sc., Sp.GK., seperti melansir detikHealth, menuturkan bahwa kekhawatiran seperti itu tidak perlu ditakutkan. Sebab, alergi itu sendiri sebenarnya bukan dimunculkan dari seberapa besar frekuensi makanan tersebut dikonsumsi.

“Alergi tergantung dari orang, yang terpenting memerhatikan gizi seimbang,” ungkap dr. Yustina.

Meskipun demikian beberapa orang memang tidak bisa mengonsumsi ikan secara rutin setiap harinya.

Ikan memang memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan jenis protein hewani lainnya. Disamping harganya yang lebih ekonomis, ikan juga lebih rendah kolesterol dan memiliki kandungan anti-oksidan yang bisa mencegah kanker.

Meskipun protein hewani bisa diperoleh dari ikan, bukan berarti protein hewani lainnya menjadi tidak boleh dikonsumsi. “Makannya bervariasi, kalau makan ikan terus juga bosan ‘kan? Kecuali, untuk orangtua, daging dengan tekstur keras ‘kan memang harus dikurangi, sebaiknya konsumsi ikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Mendag Kritik Masyarakat Indonesia yang Konsumsi Ikan Olahan Impor
loading...
loading...