Konsumsi Kacang Bantu Otak Lansia Lebih Sehat

Pertanianku — Seiring bertambahnya usia, fungsi-fungsi organ manusia cenderung mengalami perubahan. Misalnya saja seperti menurunnya fungsi pendengaran pada lanjut usia, penurunan ingatan, begitu pula dengan otak. Namun ternyata, dilansir laman Independent studi terbaru menunjukkan konsumsi kacang dalam jangka panjang bisa menjadi kunci untuk kesehatan kognitif yang lebih baik pada usia tua.

konsumsi kacang
Foto: Pixabay

Studi tersebut menganalisis sembilan gelombang data Survei Gizi Kesehatan Cina yang dikumpulkan selama 22 tahun. Studi berkaitan dengan demensia yang merupakan sindrom dengan penurunan fungsi kognitif yang sedang berlangsung, menurut Alzheimer’s Society NHS Inggris ada sekitar 850 ribu orang di Inggris yang hidup dengan gejala demensia.

Untuk itu, para peneliti dari University of South Australia menyarankan bahwa makan kacang dapat membantu meningkatkan fungsi otak di usia tua. Dalam penelitian yang dipublikasikan The Journal of Nutrition, Health and Aging, para peneliti mengamati efek makan kacang pada 4.822 orang dewasa Tionghoa di atas usia 55 tahun.

Mereka menemukan bahwa makan lebih dari 10 gram kacang sehari atau setara dengan dua sendok teh, berhubungan positif dengan peningkatan pemikiran, penalaran, dan memori. Para peneliti juga menemukan bahwa jumlah kacang yang sama dapat meningkatkan fungsi kognitif orang tua hingga 60 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak makan kacang. Kacang menjadi konsumsi efektif menangkal apa yang biasanya dialami sebagai penurunan kognisi alami dua tahun.

Studi menemukan bahwa 17 persen partisipan mengonsumsi kacang secara teratur, kebanyakan yang dimakan adalah kacang tanah. Kacang secara luas diyakini sebagai sumber anti-inflamasi dan anti-oksidan yang sangat baik dan dapat membantu mengurangi penurunan kognitif.

“Kacang dikenal tinggi lemak, protein, dan serat sehat dengan khasiat gizi yang dapat menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan kognitif,” kata ketua peneliti, Dr. Ming Li.

Baca Juga:  Jenis Sayuran yang Punya Kandungan Serat Tinggi

Menurutnya, meskipun tidak ada obat untuk penurunan kognisi terkait usia dan penyakit neurogeneratif, variasi dalam apa yang orang makan memberikan perbaikan untuk orang tua. Dr. Li menambahkan bahwa penelitian ini adalah yang pertama melaporkan hubungan antara kognisi dan asupan kacang pada orang dewasa Tionghoa yang lebih tua.

“Populasi yang menua adalah salah satu tantangan paling substansial abad ke-21,” kata Li.

Li mencatat bahwa populasi yang menua adalah masalah besar di Cina karena populasinya jauh lebih cepat daripada hampir semua negara lain di dunia. Adapun perawatan kesehatan dan tindakan preventif, termasuk modifikasi makanan juga dapat membantu mengatasi tantangan usia tua. Cina memiliki salah satu populasi penuaan yang tumbuh paling cepat.

Loading...