Kotoran Ternak Bisa Jadi Pakan Alternatif untuk Ikan


Pertanianku — Budidaya ikan merupakan salah satu usaha paling populer yang digemari oleh masyarakat. Namun demikian, salah satu kendala yang harus dihadapi para peternak ikan adalah mahalnya harga pakan. Untuk menyiasatinya, kotoran ternak bisa jadi pakan alternatif untuk ikan.

pakan alternatif untuk ikan
Foto: Google Image

Pakan merupakan komponen paling penting dalam budidaya ikan. Ketersediaan pakan yang cukup adalah syarat utama agar usaha budidaya ikan bisa berjalan dengan baik. Sayangnya, peternak ikan seringkali merugi karena biaya produksi lebih tinggi daripada hasil yang diperoleh.

Untuk mengurangi biaya pembelian pakan ikan diperlukan inovasi dalam menciptakan pakan ikan alternatif yang jauh lebih murah, tetapi memiliki nilai gizi tinggi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kotoran ternak seperti kotoran kambing dan ayam.

Selama ini, kotoran kambing dan kotoran ayam hanya dimanfaatkan sebatas pada bidang pertanian sebagai pupuk organik. Padahal, kotoran ternak tersebut juga sangat baik untuk dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ikan.

Kotoran kambing dan ayam akan memicu pertumbuhan mikro plankton, dimana mikro plankton adalah pakan ikan alami yang bernilai gizi tinggi. Jika mikro plankton pada kolam tumbuh dengan cepat dan jumlahnya berlimpah, secara alami kebutuhan pakan ikan terpenuhi. Berikut ini bahan, alat, dan cara membuat pakan alternatif ikan dari kotoran ternak.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Bak terpal/bak semen/drum
  • Kotoran kambing dan kotoran ayam
  • Bekatul
  • Dedaunan
  • EM-4
  • Gula merah
  • Air

Cara pembuatan pakan ikan dari kotoran ternak:

  1. Pertama menyiapkan tempat pembuatan pakan, bisa menggunakan bak dari terpal, bak semen, atau drum.
  2. Larutkan gula merah menggunakan air yang sudah disediakan dan tambahkan EM-4.
  3. Perbandingan larutan adalah 1 liter air : 20 ml EM-4.
  4. Masukkan semua bahan ke bak, yaitu kotoran kambing, kotoran ayam, bekatul, dan dedaunan.
  5. Masukkan larutan gula merah dan EM-4 yang sudah dibuat.
  6. Aduk semua bahan hingga tercampur rata.
  7. Bak ditutup rapat menggunakan plastik sehingga bak menjadi kedap udara.
  8. Bak hendaknya diletakkan pada tempat yang teduh, terindung dari sinar matahari langsung.
  9. Diamkan proses tersebut berlangsung.
  10. Tujuh hari kemudian lakukan pembalikan/pengadukan kemudian tutup kembali.
  11. Setelah 14 hari, fermentasi selesai dan pakan alternatif bisa langsung diberikan pada ikan..
Baca Juga:  Ikan Langka yang Masih Ada Hingga Sekarang
loading...
loading...