Kriteria Bibit Lengkeng Unggul yang Bagus

Pertanianku — Budidaya lengkeng bisa dilakukan di dataran rendah antara 200–600 m dpl dengan tipe iklim basah. Musim kering tidak lebih dari empat bulan dan curah hujan sekitar 1.500–3.000 mm per tahun. Salah satu kunci keberhasilan budidaya lengkeng adalah penggunaan bibit lengkeng unggul.

bibit lengkeng unggul
Foto: Dok. Pertanianku

Tanaman lengkeng dapat berbuah dengan optimal saat mendapatkan perawatan yang benar, baik tanaman lengkeng yang ditanam di pot maupun langsung di lahan. Namun, pertumbuhan yang baik juga tak lepas dari peran bibit yang unggul. Oleh karena itu, penting memiliki bibit lengkeng yang unggul dan berkualitas bagus saat mulai bertanam lengkeng.

Untuk mendapatkan bibit lengkeng unggul, kini tersedia banyak di pasaran. Hobiis atau pembudidaya bisa membeli di pekebun atau pembibit tanaman buah yang tersebar di berbagai wilayah. Namun demikian, dalam membeli bibit lengkeng, apalagi jenis unggul, jangan membeli di sembarang tempat. Pastikan penyedia bibit lengkeng tersebut sudah berpengalaman dan tepercaya, misalnya Toko Trubus yang telah puluhan tahun menyediakan berbagai bibit tanaman buah unggulan.

Sangat penting untuk memilih jenis lengkeng yang pas dan cocok di daerah tanam. Hal ini penting karena akan menentukan tanaman tersebut dapat berbuah dengan baik jika sesuai dengan ketinggian tempat tumbuhnya.

Berikut ini beberapa kriteria bibit lengkeng yang perlu Anda perhatikan saat membelinya.

  1. Sebaiknya, bibit berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti okulasi atau sambung. Hal ini dimaksudkan agar bibit berbuah dengan karakteristik yang sama dengan induknya.
  2. Bibit lengkeng yang dipilih harus sesuai dengan iklim di daerah setempat. Sebagai contoh, jangan membeli bibit lengkeng yang cocok di dataran tinggi untuk ditanam di daerah dataran rendah karena akan sulit berbuah.
  3. Asal-usul bibit harus jelas. Untuk itu, tempat pembelian dan perolehan bibit harus jelas. Sangat dianjurkan untuk membeli bibit di tempat penangkar atau penyedia bibit yang tepercaya.
  4. Bibit telah cukup umur, seperti telah memiliki minimal enam helai daun. Hal ini dimaksudkan agar tidak menunggu lama untuk membuahkannya, apalagi harus menunggu sampai tahunan.
  5. Bibit bebas dari serangan hama dan penyakit yang diperlihatkan dari tampilan batang dan daun yang sehat. Pertumbuhannya normal dan berbatang tegak
Baca Juga:  Langkah Mudah Menanam Kacang Kapri