Kriteria Kambing Perah yang Baik

Pertanianku — Kambing perah berkualitas sangat penting karena kambing tersebut memiliki produktivitas yang baik. Tentunya, susu berkualitas dengan kuantitas yang banyak dapat meningkatkan pendapatan Anda sebagai peternak. Pada dasarnya kualitas kambing perah dapat dilihat dari penampilan fisik kambing. Berikut ini kriteria kambing perah yang baik.

kriteria kambing perah
foto: Pertanianku

Ukuran tubuh

Kambing yang besar kemungkinan dapat menghasilkan susu yang lebih banyak dibanding kambing berukuran kecil. Pilih jenis kambing saanen, toggenburg, dan anglo nubian dengan berat rata-rata sekitar 42 kg dan tingginya 67 cm. Anda juga bisa memilih kambing peranakan etawa (PE) yang beratnya minimal 20 kg. Kambing PE lebih mudah ditemui di Indonesia.

Lihat seluruh bagian tubuh kambing

Anda perlu melakukan pemantauan secara menyeluruh ke seluruh bagian tubuh kambing. Jangan sampai ada cacat pada salah satu bagian tubuh. Bagian mata kambing harus bersinar dan tidak layu.

Sifat kambing

Kambing perah yang baik terbilang jinak dan ramah sehingga memudahkan Anda saat melakukan proses pemerahan. Meski jinak dan ramah, kambing tetap bergerak lincah dan aktif. Pergerakan tersebut menandakan kambing sehat dan tidak terserang penyakit.

Perhatikan bagian ambing

Ambing merupakan kelenjar penghasil susu yang berada di bagian bawah tubuh kambing. Ambing memiliki dua bagian, yaitu tempat penampung dan tempat mengeluarkan susu (puting).

Kambing perah yang baik memiliki ambing yang bagus dengan ciri-ciri kulit bagian luar kencang dan tidak jatuh atau lemas. Ambing yang lemas dapat menyulitkan Anda saat proses pemerahan dan akan mengganggu kambing saat berjalan. Ambing yang lemas juga lebih mudah terluka dan menyebabkan terjadinya penyakit mastitis.

Volume ambing yang dihitung berdasarkan perbandingan antara diameter horizontal dan vertikal dapat memengaruhi produksi susu yang dihasilkan.

Baca Juga:  Mengatasi Kaki Burung Ocehan yang Bersisik

Ambing yang baik berbentuk bulat. Bagian penampung susu dan puting harus memiliki perbandingan yang sama.

Pilihlah kambing dengan bagian puting besar dan panjang sehingga memudahkan dalam memerah. Ukuran puting tersebut dapat bertambah semakin besar seiring bertambahnya umur kambing.