Kriteria Pejantan Yang Tepat Untuk Bibit Kambing


Pertanianku – Kambing adalah ternak yang pertama kali didomestikasi oleh manusia atau yang kedua setelah anjing. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya gambar kambing pada benda-benda arkhaeolog di Asia Barat, seperti Jericho, Choga Mami Jeitun, dan Cayonu pada tahun 6000—7000 SM. Kambing atau sering dikenal sebagai ternak ruminansia kecil merupakan ternak herbivora yang sangat populer di kalangan petani di Indonesia, terutama yang tinggal di Pulau Jawa. Oleh peternak, kambing sudah lama diusahakan sebagai usaha sampingan atau tabungan karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksinya relatif mudah. Produksi yang dihasilkan dari ternak kambing yaitu daging, susu, kulit, bulu, dan kotoran sebagai pupuk yang sangat bermanfaat.

Kambing Boer_malang_rudi_090614 (2240)

Untuk mendapatkan kualiatas kambing yang tinggi, tentunya pemilihan bibit diperlukan untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik. Secara umum ciri-ciri bibit yang baik adalah berbadan sehat, tidak cacat, bulu bersih dan mengilap, serta daya adaptasi terhadap lingkungan tinggi.

Kriteria pejantan yang akan digunakan untuk bibit sebagai berikut.

– Tubuh besar dan panjang, tidak terlalu gemuk, gagah, punggung lurus.

– Kaki lurus dan kuat, tumit tinggi.

– Buah zakar normal serta mempunyai libido yang tinggi.

– Umur lebih dari 1,5 tahun (gigi seri tetap).

– Berasal dari keturunan kembar.

Baca Juga:  Instalasi Karantina Hewan Terbesar di Indonesia Diresmikan di Pangkalan Bun
loading...
loading...