Kulit Kayu Pulai Berkhasiat Mengatasi Malaria

PertaniankuMalaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit dan dibawa oleh nyamuk yang menggigit permukaan kulit manusia. Jika sudah terjangkit, Anda bisa menyembuhkan malaria dengan kulit kayu pulai. Pada kulit kayu pulai mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol.

malaria
foto: pertanianku

Cara memanfaatkan kulit kayu pulai sebagai obat malaria adalah potong kecil-kecil kulit kayu dan rebus dengan 5 gelas air hingga air tersisa sebanyak 4 gelas. Air rebusan tersebut dapat diminum tiga kali sehari masing-masing sebanyak setengah gelas hingga sakit malaria yang diderita sembuh.

Jika sudah melakukan perawatan dengan obat herbal ini tapi malaria yang diderita tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Atau, Anda bisa mengonsultasikan terlebih dahulu penggunaan kulit kayu pulai pada dokter sebelum menggunakannya.

Loading...

Berdasarkan hasil penelitian, mengonsumsi kulit kayu pulai bisa melindungi tubuh dari kerusakan hati yang akut. Selain itu, dalam herba ini bisa berfungsi sebagai antistres (adaptogenik), anti-oksidan, dan aktivitas nootropic (meningkatkan daya ingat) dari ekstrak methanol pada kulit pulai.

Bahkan, penelitian terbaru menemukan fungsi lain dari kulit kayu pulai. Herbal ini bisa menjadi bahan skincare untuk merawat kulit karena dapat meningkatkan fungsi antiaging (antipenuaan) dari retinoid sekaligus dapat mengurangi iritasi pada kulit.

Selain berkhasiat sebagai obat herbal, pohon pulai sudah sejak lama dikenal dengan kayu kerasnya merupakan kelompok kayu ringan yang menjadi bahan baku industri seperti pensil. Pohon ini tumbuh subur di daerah Jambi, Bengkulu, Kalimantan, dan beberapa daerah lainnya.

Dalam penggunaannya sebagai obat herbal, belum ditemukan literatur yang menemukan efek samping dari penggunaan kulit kayu pulai pada tubuh. Namun, Anda harus tetap berhati-hati saat mengonsumsinya, jangan mengonsumsi dalam dosis tinggi sebelum berkonsultasi dengan dokter ataupun herbalis.

Baca Juga:  Manfaat Kantong Semar Sebagai Obat Herbal

Bagi Anda yang sedang hamil dan menyusui tidak disarankan untuk mengonsumsi herbal ini sebagai obat herbal. Sementara untuk anak-anak, sebaiknya berikan dosis yang rendah. Jika ingin memberikan dosis tinggi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter atau herbalis.

 

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...