Kunci Keberhasilan Perkawinan Domba

Pertanianku — Semua hewan ternak seperti domba memerlukan perkawinan yang terarah (hand mating), bukan perkawinan liar. Perkawinan domba yang terarah merupakan kunci keberhasilan untuk mendapatkan perkembangbiakan yang produktif sehingga semua proses harus dalam perhatian khusus.

perkawinan domba
foto: pertanianku

Oleh karena itu, penting untuk Anda ketahui dengan baik persiapan perkawinan, proses perkawinan hingga kunci keberhasilan yang menentukan keberhasilan perkawinan domba.

Kesuburan betina dan pejantan

Loading...

Seluruh hewan yang akan dikawinkan harus memiliki umur yang tepat. Sebab, ketepatan umur akan memengaruhi tingkat kesuburan dari indukan betina ataupun pejantan. Kesuburan domba betina dapat diukur dari kemampuannya beranak dalam waktu yang cepat. Sementara, kesuburan jantan dapat diukur dari jumlah sperma yang dihasilkan.

Pejantan yang normal biasanya akan memancarkan sperma sebanyak 0,5 cc yang mengandung 500 juta sel setiap ejakulasi.

Pengaturan perkawinan oleh peternakan

Tingkat kesuburan bukan hanya satu-satunya kunci keberhasilan dari perkawinan domba. Peternak juga harus memerhatikan tingkah laku reproduksi domba yang dipeliharanya. Peternak harus mengetahui dengan baik kapan domba siap kawin dan kapan domba sedang tidak ingin kawin.

Peternak bisa mengidentifikasi domba yang akan siap kawin melalui beberapa hal berikut.

  1. Domba betina mulai matang seksualnya pada umur 6—8 bulan.
  2. Domba mulai dewasa pada umur 18—20 bulan.
  3. Domba betina dikawinkan pertama kali pada umur 12—15 bulan.
  4. Siklus birahi terjadi rata-rata setiap 17 hari sekali.
  5. Lama birahi domba berlangsung selama 30—40 jam atau 1—2 hari.
  6. Saat yang paling tepat untuk mengawinkan domba yang sedang birahi ialah pada hari kedua birahi.
  7. Lama domba bunting berlangsung selama lima bulan atau 144—152 hari.
  8. Penyapihan anak baru dapat dilakukan pada umur tiga bulan.
  9. Batas umur domba diternakkan adalah lima tahun untuk betina dan 6—8 tahun untuk jantan.
  10. Pejantan yang berumur kurang dari 15 bulan dapat melayani 10 ekor betina. Pejantan berusia kurang dari tiga tahun mampu melayani 35 ekor betina. Dan sementara, yang lebih dari 3 tahun mampu melayani 50 ekor betina.
Baca Juga:  Memelihara Kambing yang Sedang Bunting
Loading...
Loading...