Kunci Keberhasilan Semai Benih Tanaman

Pertanianku — Ada beberapa jenis tanaman yang perlu disemai terlebih dahulu sebelum akhirnya ditanam di media pembesaran. Namun terkadang, ada beberapa petani yang kerap mengalami kegagalan ketika sedang menyemai benih. Sebenarnya, ada beberapa langkah yang bisa membuat proses semai benih tanaman berjalan dengan lancar, simak ulasan berikut ini.

semai benih tanaman
foto: pertanianku

Gunakan biji yang bagus

Salah satu penyebab kegagalan semai benih tanaman bisa berasal dari kualitas benih yang tidak bagus. Oleh karena itu, gunakan biji yang berasal dari tanaman unggul dan buah yang sudah matang di pohon. Pastikan bentuk biji atau benih yang digunakan normal dan berukuran besar.

Daya kecambahnya tinggi

Benih atau biji tanaman berkualitas biasanya sudah memiliki daya kecambah yang tinggi. Namun, Anda juga bisa memberikan beberapa perlakuan khusus agar daya kecambah benih yang digunakan meningkat. Caranya, biji direndam ke dalam larutan ZPT dengan dosis 1 ml per 2 liter air selama satu jam.

Untuk mengetahui daya kecambah benih, Anda bisa merendam benih ke dalam air. Jika benih tenggelam, daya kecambah tersebut terbilang tinggi. Namun, jika benih mengapung, hal tersebut menandakan daya kecambah benih rendah.

Bersihkan dari lendir

Jika Anda ingin menanam biji dari buah atau sayur yang habis Anda konsumsi, bersihkan terlebih dahulu lendir-lendir yang biasanya menempel pada biji. Lendir tersebut bisa menjadi media pertumbuhan cendawan.

Misalnya, biji buah mangga. Biji buah mangga yang berukuran besar harus dibersihkan terlebih dahulu dari lendirnya dengan dicuci air bersih. Sementara itu, untuk benih berukuran kecil, penghilangan lendir bisa dilakukan dengan meremas biji dengan abu gosok. Setelah itu, cuci dengan air bersih. Biasanya, cara tersebut dilakukan untuk jambu biji, delima, dan markisa.

Baca Juga:  Anggur Akademik, Anggur Manis Nan Besar yang Banyak Dicari Orang

Buah kulit biji yang keras

Ada beberapa biji tanaman yang berkulit keras seperti buah mangga. Anda perlu membuangnya terlebih dahulu karena bisa mengganggu pertumbuhan tunas dan akar.

Rendam ke dalam larutan

Biji yang akan ditanam bisa direndam ke dalam larutan formalin 4 persen untuk menghindari serangan penyakit pada biji.

 


loading...