Kunci Manajamen Keuangan Ternak Ayam

Pertanianku — Uang merupakan salah satu modal penting untuk memulai usaha ternak selain ilmu pengetahuan dan link bisnis. Modal harus bisa dikelola dengan baik untuk mendapatkan keuntungan yang menjanjikan dan menghindarkan Anda dari berbagai risiko kegagalan. Oleh karena itu, penting mempelajari manajemen keuangan ternak ayam agar Anda bisa mengelola modal semaksimal mungkin.

manajemen keuangan peternakan ayam
foto: pertanianku

Ayam yang baru diternakkan tidak bisa langsung memberikan untung dalam waktu yang cepat. Hal tersebut membuat peternak harus tahu bagaimaina caranya meminimumkan modal yang tidak berputar. Dalam peternakan, anak ayam dan ayam remaja merupakan modal yang tidak berjalan. Pasalnya, ayam-ayam tersebut belum bisa menghasilkan keuntungan apa pun bagi Anda. Ayam pada usia tersebut justru banyak memakan biaya produksi untuk keperluan pakan, vaksin, dan lain-lain.

Masa pemeliharaan anak ayam dan ayam remaja berlangsung paling lama selama 5 bulan. Sepanjang masa itu, Anda harus pintar mengatur keuangan serta mencari pengeluaran alternatif yang bisa digunakan untuk mensubtitusi pengeluaran utama agar keuangan peternakan tidak berantakan. Disini-lah merupakan peran penting manajemen keuangan ternak ayam

Loading...

Meminimumkan biaya menjadi solusi agar para peternak dapat mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Meminimumkan biaya bukan berarti memperkecil pengeluaran, melainkan mengeluarkan biaya seperlunya saja.

Bukan berarti karena Anda harus meminimumkan biaya dilakukan dengan cara mengurangi jatah pakan ayam, tentu hal ini salah besar. Justru, Anda harus mengetahui jumlah pakan ransum yang tepat agar pakan yang diberikan langsung habis semua tanpa sisa yang terbuang percuma sehingga tidak ada pemborosan pada pakan. Kesalahan yang sering dilakukan oleh peternak adalah mereka tidak mengetahui dengan pasti jumlah pakan ransum yang dibutuhkan setiap harinya.

Ketidaktahuan tersebut membuat para peternak memberikan pakan bukan berdasarkan kebutuhan dan cenderung memberikan porsi berlebih atau kurang.

Baca Juga:  Alasan Ternak Kelinci Potong Bisa Menjadi Ladang Usaha yang Menjanjikan

Agar biaya yang dikeluarkan sesuai dengan keperluan dan terencana, buatlah anggaran pengeluaran sebelum mulai mengaktifkan kandang untuk diisi hewan ternak. Selama masa produksi yang biasanya berlangsung selama 1,5 tahun, akan mengalami perubahan harga bahan yang dibutuhkan. Oleh karena itu, Anda perlu membuat anggaran untuk per masa produksi.

Dengan adanya pengendalian yang sudah direncanakan dengan matang, akan membuat pemborosan yang dilakukan meskipun jumlahnya kecil akan langsung ketahuan. Setelah perencanaan keuangan yang matang, Anda perlu mencatat seluruh pengeluaran untuk mengendalikan arus keuangan peternakan.

Selama masa produksi, biaya produksi biasanya bisa lebih mahal atau lebih murah daripada perkiraan. Faktor yang menyebabkan naiknya harga produksi bisa berasal dari faktor luar dan dalam. Jika kenaikan harga yang disebabkan dari faktor luar, relatif lebih bisa dikendalikan. Faktor tersebut biasanya disebabkan naiknya harga pakan di pasar dan bukan terjadi akibat pemborosan.

Berbeda jika kenaikan biaya produksi disebabkan oleh faktor dalam, justru kenaikan tersebut lebih sulit untuk diatasi. Karena faktor dalam yang biasanya menyebabkan kenaikan adalah ketidakmampuan pengelola mengatur keuangan, kesalahan merancang biaya, dan beberapa kesalahan lain yang disebabkan pengelola peternakan.

Loading...
Loading...