Kunci Sukses Budidaya Edamame yang Wajib Anda Ketahui


Pertanianku — Edamame merupakan hasil dari tanaman polong-polongan yang memiliki peminat cukup tinggi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya edamame.  Misalnya, lokasi dan pengolahan lahan sebagai lokasi budidaya.

budidaya edamame
Foto: Google Image

Tanaman edamame dapat tumbuh dengan baik bila ditanam di dataran tinggi, minimal 200—500 meter di atas permukaan laut. Suhu optimal untuk edamame berkisar dari 20—30ºC. Jenis tanah yang cocok adalah tanah yang mempunyai drainase yang baik. Tanah tersebut harus subur, gembur, dan kaya akan bahan organik. Derajat keasaman (pH) yang optimal untuk pertumbuhan tanaman edamame adalah 5,8—7.

Sebelum digunakan, area penanaman sebaiknya dibersihkan dari gulma, kotoran, dan sisa tanaman lama. Kemudian beri dolomit dan pupuk kandang minimal 10 bal/Ha (1 bal = 25 kg), baru dibajak dan digaru. Setelah itu, dibuat guludan/bedengan dengan lebar 70 cm dan tinggi ± 20 cm. Jarak tanam sekitar 20×20 cm dengan kedalaman bedengan sekitar 3 cm.

Persiapan benih

Benih harus benar-benar kering di pohon dan sebelum ditanam pun harus dipastikan benar-benar kering. Pengadaan benih edamame produksi sendiri ini tidak bisa mendadak. Benih harus disediakan 3 minggu sebelum tanam.

Sebelum benih digunakan, campurkan benih dengan Furadan untuk mensterilkan benih. Gunakan dosis Furadan sebanyak ½ kg per 10 kg benih. Benih kemudian dimasukkan ke lubang tanam sebanyak 1 benih/lubang. Kebutuhan benih sebanyak 12 kg per hektare lahan.

Pemeliharaan

Anda harus rutin mencabut rumput atau tanaman liar di sekitar edamame yang bisa menghambat pertumbuhan. Setelah 10 hari masa tanam, edamame diberi pupuk kandang (kotoran ayam dan campuran sekam). Dengan catatan, pupuk kandang ini harus disimpan terlebih dahulu selama 2 minggu sebelum digunakan.

Baca Juga:  Para Petani Pala Harus Maksimalkan Izin dari Pemerintah

Pupuk tersebut ditabur di lahan penanaman dengan takaran per hektare sebanyak 20 karung (1 karung = 25 kg). Setelah 2 minggu masa tanam, Anda harus sering menyiangi rumput liar dan menyemprot tanaman dengan menggunakan insektisida Curacron ataupun Decis dengan dosis 1 cc/L. Penyemprotan dilakukan minimal 3 kali seminggu.

Pupuk kimia diberikan minimal setelah 3 minggu masa tanam. Pupuk yang digunakan antara lain urea, poska, dan KCL. Pupuk tambahan seperti gandasil daun dan buah, dengan dosis 1—2 sendok teh per 17 liter (1 sprayer) juga bisa diberikan. Saat musim hujan, edamame tak perlu disiram, kecuali di musim kemarau minimal disiram seminggu 2 kali.