Labu Kuning, Buah yang Identik dengan Halloween

Pertanianku Labu kuning merupakan buah yang berasal dari Benua Amerika bagian tengah. Di daerah asalnya, buah ini sudah dikenal bertahun-tahun sebelum masehi. Bahkan, orang Indian memanfaatkan buah labu sebagai makanan utamanya. Semakin ke sini, buah labu kuning identik dengan perayaan halloween yang kerap dilakukan pada Oktober. Banyak ornamen perayaan yang dibuat berbentuk buah labu kuning yang sudah diberi ukiran seperti muka hantu.

labu kuning
foto: pixabay

Di balik gambaran yang selalu melekat pada perayaan halloween, buah ini memiliki beberapa fakta menarik yang bisa dibahas.

Kandungan gizi yang baik untuk orang diet

Loading...

Labu kuning merupakan sumber vitamin A yang sangat baik bagi tubuh. Tidak hanya itu, buah ini juga mengandung vitamin C dan B1 (tiamin) yang sangat diperlukan oleh tubuh. Dalam 100 gram buah labu kuning hanya mengandung 29 kalori. Oleh karena itu, buah ini sangat baik dikonsumsi oleh orang yang sedang diet.

Jenis

Di Indonesia, buah labu kuning yang paling terkenal adalah labu parang. Labu parang merupakan varietas labu kuning lokal yang tumbuh subur di Indonesia. Di Taiwan terdapat varietas terkenal lainnya yang bernama Pumpkin 764. Rasa buah tersebut sangat manis dengan warna buah yang hijau kehitaman.

Ada lagi varietas Pumpkin 69, buah lainnya yang mirip dengan buah pepaya dan kulit buahnya berwarna oranye berbintik-bintik. Daging buah varietas ini berwarna kuning. Varietas lainnya yang bisa ditemukan adalah Pumpkin 763 dan Pumpkin 767.

Gunakan buah yang sudah tua

Jika Anda ingin mengolah buah ini, sebaiknya pilihlah buah yang sudah tua. Sebab, semakin tua buahnya, akan semakin manis rasanya. Buah labu kuning yang sudah tua ditandai dengan warna kulit yang kecokelatan atau cokelat kehijauan. Jangan gunakan buah yang terdapat bercak pada bagian kulitnya karena itu merupakan tanda memar dan sangat mudah busuk.

Baca Juga:  Cara Menanam Rambutan dalam Pot

Cahaya dapat menyebabkan perubahan warna

Buah labu kuning bisa disimpan dalam suhu ruangan, di tempat kering, gelap, dan sirkulasi udara yang baik. Jangan simpan buah di tempat yang terkena cahaya karena bisa mengubah warna buah menjadi tidak bagus. Selain itu, gizi buah yang sudah berubah karena paparan sinar matahari menjadi sangat berkurang. Penyimpanan sebaiknya dilakukan dengan cara dipotong-potong, lalu dimasukkan ke plastik kedap udara dan disimpan di lemari es.

 

 

 

 

Loading...
Loading...